Penonton Nabire Cup 1.500 orang, Pengamanan Hanya 250 Personel

Penonton Nabire Cup 1.500 orang, Pengamanan Hanya 250 Personel
Penonton Nabire Cup 1.500 orang, Pengamanan Hanya 250 Personel
JAKARTA - Saling injak dan saling dorong tak terelakkan saat kericuhan usai pertandingan Tinju Bupati Nabire Cup yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Kota Lama Nabire, Minggu (14/7) kemarin. Sebanyak 18 orang tewas akibat peristiwa ini.

Menurut Kapolri Jenderal Timur Pradopo insiden ini juga dikarenakan jumlah penonton yang berjumlah 1.500 orang sementara hanya ada dua pintu akses keluar masuk di GOR itu.

"Ada aksi penganiayaan dan perusakan di gedung yang memang pintunya hanya dua. Kemudian terjadi desak-desakan sehingga ada penonton yang terinjak-terinjak," kata Kapolri di kompleks kantor Presiden, Jakarta, Senin, (15/7).

Polisi dianggap kurang mengantisipasi situasi ricuh yang terjadi di GOR itu. Menanggapi itu, Timur pun tidak membantahnya. Ia menyatakan, kepolisian setempat mengerahkan pengamanan sekitar 250 personel. 100 di antaranya adalah personel TNI AD. Diberikan jumlah demikian, karena dianggap pertandingaan tinju akan berlangsung lancar.

JAKARTA - Saling injak dan saling dorong tak terelakkan saat kericuhan usai pertandingan Tinju Bupati Nabire Cup yang digelar di Gedung Olahraga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News