Kamis, 07 Mei 2015 | 09:38:39

Selasa, 23 Juli 2013 , 04:40:00

JAKARTA--Pelaksanaan tes honorer kategori dua (K2) untuk bisa diangkat menjadi CPNS, akan digelar awal September mendatang. Sementara, untuk tes seleksi CPNS jalur umum, digelar Oktober.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar memastikan, bobot soal tes untuk honorer K2 akan lebih enteng dibanding soal tes untuk jalur umum.

Alasannya, menurut menteri asal Aceh itu, latar belakang pendidikan sebagian besar honorer K2, masih tergolong rendah. Hanya sedikit saja yang sudah sarjana. Jika bobot soal disamakan dengan soal jalur umum, maka dipastikan banyak yang gagal mencapai nilai ambang batang (passing grade), sebagai syarat utama bisa diangkat menjadi CPNS.

"Saya sudah melihat data honorer K2 yang rata-rata pendidikannya didominasi lulusan SMA ke bawah," ujar Azwar Abubakar di Jakarta, kemarin.

Nah, karena mayoritas pendidikan SMA, maka kuota CPNS dari honorer K2 dibatasi. "Kuota honorer K2 sudah saya patok maksimal 30 persen," tandasnya.

Dia menjelaskan, mekanisme pengangkatan honorer K1 memang beda dengan K2. Untuk K2, katanya, lebih merupakan kompromi politik, sehingga langsung diangkat menjadi CPNS begitu saja, tanpa tes.

Nah, untuk honorer K2, lanjut Azwar, merupakan kompromi kualitas dan politik. Artinya, meski pemerintah menuruti desakan agar honorer K2 diangkat sebagai PNS, tapi itu dilakukan secara selektif, yakni melalui tes dan tes kompetensi bidang.

"Yang K1 sudah mulus tanpa tes, nah K2 kita harus ekstra hati-hati dengan mengutamakan kualitas. Kalau tidak memenuhi nilai ambang batang (passing grade), honorernya tidak diangkat CPNS," terangnya. (sam/esy/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 02.11.2013,
          09:15
          Ido
          Ya allah ya rabbi,,dimnkah hati nurani pemerintah,knp kami yg sdh lm mngabdi tdk mndpt prhatian khusus dr mrka,,ya allah bukakanlah pintu hati nurani mereka ya allah, From mobile
        2. 01.10.2013,
          22:35
          Mendrofa y
          Sebaiknya pemerintah lebih bijak serta memiliki niat baik kpd k2 ini utk dpt di angkat langsung jadi cpns, mrk k2 ini kasihan puluhan thn mengabdi utk bangsa demi menjunjang kegiatan pemerintah, tp ketika pemerintah mengabaikan hanya demi target kepentinganya tanpa peduli,...tk From mobile
        3. 26.09.2013,
          03:49
          idawati
          Subhanallah, mau dikemanakan nasib kami, klo mau test langsung tes ngajar From mobile
        4. 17.09.2013,
          19:10
          Regin
          Pa,tolong dalam penentuan kelulusan untuk kami k2 tidak dilihat dari nilai hasil tes, tapi dinilai dari usia dan lama pengabdian
        5. 16.09.2013,
          11:39
          khairul saleh
          tolong diangkat semua nya pak... kmi telah lama mengabdi
        6. 16.09.2013,
          07:44
          suyono
          kenapa cuma 30% yang diankat jadi pns . jadi sisanya mau dikemanakan ?????kami tau mereka banyak yang sdh mengabdi lebih dari 10 thn
        7. 13.09.2013,
          01:51
          handoko
          kalo ada yg nggak lulus terus diarahkan kemana pak yg nggak lulus?
        8. 13.09.2013,
          01:37
          Sagino
          Lebih 5 Thn para honorer K2 bekerja tanpa digaji, kini saatnya pemerintah mengangkat mereka menjadi CPNS sbg penghargaannya.
        9. 06.09.2013,
          08:58
          samsul rijal
          bapak tolong kami kasihani kami pak k2 jangan dipersulit jadi pns kami sudah 15 tahun mengabdi kami tdk sanggup menghidupi keluaraga kami
        10. 06.09.2013,
          08:44
          Amir S.pd.i
          tolong pak kmi diangkat pns k2 kasihan kami pak gaji 150 rb tdk cukup membiayai keluarga kami suara hati kecil kami menjerit pedihnya hidup ini