Minggu, 26 April 2015 | 06:21:54

Jumat, 26 Juli 2013 , 06:06:00

JAKARTA - Peringatan keras bagi guru yang belum bergelar sarjana. Jika sampai 2015 nanti belum mengantongi ijazah S1 atau D4, guru bersangkutan dilarang mengajar. Posisinya langsung diturunkan menjadi pegawai administrasi atau non-guru lainnya.

Kewajiban guru berijazah sarjana atau diploma IV itu merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Dalam undang-undang itu, pemerintah diberi tugas meningkatkan kualifikasi guru yang belum sarjana selama sepuluh tahun. Dengan demikian, deadline pemerintah untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan guru jatuh pada 2015 nanti.

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Bidan Pendidikan Musliar Kasim mengatakan, aturan kualifikasi pendidikan guru minimal sarjana atau diploma IV itu berlaku tegas. "Jika pada 2015 nanti masih ada guru yang belum sarjana, ya tidak boleh mengajar," tegas mantan rektor Universitas Andalas (Unand) Padang itu, Kamis (25/7).

Guru yang tidak boleh lagi mengajar karena belum sarjana tadi tidak serta merta dikeluarkan atau kena PHK (pemutusan hubungan kerja) dari sekolahnya. Tetapi, guru tadi masih bisa bekerja sebagai tenaga administrasi atau tenaga non-guru lainnya.

Musliar mengakui jumlah guru yang sudah mengajar (guru dalam jabatan) tetapi belum berijazah S1 atau Diploma IV masih banyak. "Jumlah pastinya saya tidak hafal. Tetapi banyak," kata dia.

Musliar menolak bahwa Kemendikbud dicap gagal dalam meningkatkan kualifikasi pendidikan guru yang belum sarjana tadi. Dia menuturkan, selama ini Kemendikbud sudah mengalokasikan beasiswa atau sumbangan dana pendidikan bagi guru yang ingin melanjutkan studi sarjana atau diploma IV. Tetapi kenyataannya, serapan alokasi beasiswa ini sangat rendah.

Menurut Musliar, rendahnya serapan alokasi beasiswa peningkatan kualifikasi pendidikan itu disebabkan dari pihak guru sendiri yang tidak mendaftar. "Kemendikbud menyediakan anggarannya. Tidak bisa memaksakan jika guru tidak berniat mengambilnya," ujarnya.

Dia berharap pada tahun ini dan 2014 nanti serapan beasiswa peningkatan kualifikasi pendidikan bagi para guru bisa tinggi. Apalagi setelah keluar warning bahwa guru dilarang mengajar jika belum berijazah S1 atau D-IV.

Terpisah, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) mencatat, hingga akhir 2013 jumlah guru yang belum sarjana atau D-IV mencapai 1.034.080 orang. "Memang benar pemerintah memberi waktu hingga akhir 2015 agar memenuhi kualifikasi sebagaimana diatur dalam UU Guru dan Dosen," ujar Deputi Bidang SDM Aparatur Kemen PAN-RB Setiawan Wangsaatmaja.

Terkait urusan kepangkatan, Setiawan mengatakan bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah 16/1994 dan Keputusan Presiden 87/1999, untuk PNS yang menduduki jabatan fungsional (termasuk guru) dengan pendidikan tertinggi D-III maka kenaikan pangkatnya hanya sampai III/d. Berdasarkan Peraturan Menteri PAN-RB 16/2009 dinyatakan bahwa guru yang pendidikannya belum sarjana, maka kenaikan pangkatnya tidak dapat melebihi III/d. "Kecuali saat mereka ditetapkan, Permenpan ini sudah di atas III/d, dengan catatan tidak dapat naik pangkat lagi," katanya.(wan)

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 12.04.2015,
          21:42
          nelly
          serasa lagi jadi kelinci percobaan.... sedihnya jadi Guru Honor yang belum sanggup kuliah S1, mau kuliah makan aja susah. nasib guru jadi horor..
        2. 06.04.2015,
          11:19
          Wahyu Teguh Jatmiko
          guru yang sudah inpassing apakah bisa diangkat menjadi PNS. MATUR NUWON
        3. 30.03.2015,
          08:43
          lidia
          bagaimana dengan guru honor yang D2 PGSD tp dia sementara kuliah S1 PGSD dan pd akhir 2015 dia br bisa mengantongi ijazah S1 PGSD ??????
        4. 23.03.2015,
          08:40
          Arin Pritawati
          sebetulnya intinya kan cuma selembar kertas yang ada tulisan 'sarjana' sebagai legitimasi bisa 'masuk kelas' ...ironis...
        5. 07.03.2015,
          18:47
          HARIS, S.Pd
          Apakah Guru Yang Lulusan S.1 Administrasi Pendidikan tidak perlu sertifikasi ulang
        6. 04.03.2015,
          21:22
          NURUL MAULIDA
          Setuju S2 juga bagus saja asal kesejahtraannya diprhatikan terutama para guru honor yang berdidikasi S2
        7. 26.02.2015,
          18:24
          Wanti
          Padahal pekerjaan guru yang belum S1 dan bersertifikasi bekerjanya tidak kalah dengan yang sudah profesional. Bagaimana guru yang akan lulus
        8. 05.02.2015,
          20:48
          radot noviko
          semangat ajalah, awak masih DIII belum da biaya, hanya tuhan yg tau!
        9. 03.02.2015,
          12:51
          mariyanto
          kalau guru yg belum s1 tdk boleh mengajar mau dikemanakan siswanya,siapa yang akan mengajar sementara di sekolah masih kekurangan guru.
        10. 03.02.2015,
          09:36
          muhammad,S.Pd
          bagaimana yg gak linear apa ada program dikuliahkn mslhnya pengbadiannya sdh ada bg yg msh honor,klo pns kan gak jd masalah sbab kuliah bth dana

        此页面上的内容需要较新版本的 Adobe Flash Player。

        获取 Adobe Flash Player