Kamis, 31 Juli 2014 | 14:23:59
Home / Pendidikan / Pendidikan / Tolak Ketentuan 2015 Semua Guru Harus Sarjana

Jumat, 26 Juli 2013 , 06:16:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo mengaku kecewa dengan ketentuan bahwa pada 2015 nanti semua guru dalam jabatan harus sudah bergelar sarjana. "Program peningkatan kualifikasinya saja amburadul," katanya, Kamis (25/7).

Sulistyo menegaskan, pemerintah harus sportif. Ketika mewajibkan guru bergelar sarjana, berarti pemerintah harus memberikan fasilitas.

"Karena kewajiban meningkatkan kualifikasi oleh pemerintah itu kewajiban. Dan diatur juga di UU guru dan dosen," katanya.

Ketika program peningkatan kualifikasi ini gagal, lanjut Sulistyo, jangan sampai guru jadi korban. Terkait jumlah guru yang mengikuti beasiswa atau bantuan peningkatan kualifikasi sedikit, pemerintah diminta tidak menyalahkan guru. "Kemendikbud tentu memiliki database guru yang belum sarjana, tinggal dipanggil saja," katanya.

Sulistyo menambahkan, di lapangan banyak guru yang tidak mengetahui program peningkatan kualifikasi pendidikan itu. Menurutnya, dinas pendidikan di kabupaten dan kota juga terkesan kurang aktif mengirim data dan mendorong guru yang belum sarjana untuk meningkatkan kualifikasi pendidikannya.

Karenanya, Sulistyo menentang kebijakan itu. "Kami harap  deadline guru wajib sarjana pada 2015 itu ditinjau ulang," tegasnya.(wan)

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.06.2014,
        10:31
        awesome seo
        BipPH2 I loved your article post.Really thank you! Fantastic. From mobile
      2. 15.08.2013,
        09:14
        fazizah
        wkt SD/SMP gru nya Mr.Habibi bynk yg blm sarjana..tpi beliau bsa mengikuti pnddkan diluar negeri,skrg bnyk s1,S2,M.Pd,S3 cma buat status isi 0
      3. 14.08.2013,
        20:31
        u.rukman
        sy percaya sama Pak Sulis, pasti Bapak akan menindak lanjuti utk ikut menyelesaikan gr belum SI bisa dapat Si
      4. 12.08.2013,
        00:50
        Ujang Rukman
        saya ijazah DII Nilai UKG 71, sementara banyak teman saya sudah S I Nilai UKGnya jauh dibawah saya. ada yg 50, 40, bahkan ada yang 0, gimana ya ?
      5. 09.08.2013,
        08:57
        sari
        Gimana kita mau lanjut s1 kalo pem kab ga kasih kesempatan krn kurang guru Di pedalaman .
      6. 05.08.2013,
        23:41
        dahlan
        Jangan terlalu banyak keinginan Pak...emangnya kuliah itu biayanya murah Pak? masa iya gaji 300 ribu cukup untuk biaya kuliah???
      7. 05.08.2013,
        08:19
        lilik sholihatin,S.Pd
        disklh kami masih ada 2 guru yang berijasahkan SMA DAN SPG setelah mendptkan Sertifikasi blom mau kuliah gmn apkh sertifikasi mereka akan dicabut
      8. 02.08.2013,
        00:47
        Pak Teo
        Sebenarnya banyak guru yg ingin melanjutkan kuliah S1.tapi jurusan yg sesuai dengan ijasahnya tidak disediakan oleh pemerintah....
      9. 31.07.2013,
        10:57
        riyanto
        Program peningkatan kualifikasinya saja bukan amburadul, perlu penyempurnaan. mendiknas mas
      10. 30.07.2013,
        15:25
        sandia
        Ya, betul pa Sulis, bea siswa bagi guru melanjutkan kuliah, selain turunnya telat, jumlahnya tidak memadai, dan selalu kena pungli oknum Disdik