Jumat, 01 Agustus 2014 | 00:33:38
Home / Berita Daerah / Bali / Presiden Resmikan Bandara Ngurah Rai Seminggu Lagi

Jumat, 06 September 2013 , 13:58:00

Bangunanan Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bali yang baru dan siap diresmikan seminggu lagi. FOTO: Yessy Artada/JPNN
Bangunanan Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bali yang baru dan siap diresmikan seminggu lagi. FOTO: Yessy Artada/JPNN

DENPASAR - Tak lama lagi, terminal International Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Tepatnya pada hari Kamis 12 September 2013.

"Rencananya kalau tidak ada kendala akan diresmikan bapak Presiden pada 12 September nanti," ujar President Director PT Angkasa Pura I (Persero) Tommy Soetomo dalam press conference peresmian Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Hotel Patra Jasa, di Kuta, Bali, Jumat (6/9).

Sejauh ini dikatakan Tommy fisik pembangunan bandara ini sudah 95 persen rampung. Namun, kata dia, pada tanggal 12 September nanti tidak semua penerbangan langsung diberlakukan. Mengingat masih ada beberapa bagian yang sedang dalam tahap pengerjaan.

"Tinggal 5 persen lagi lah, tinggal finising (tahap akhir-red) saja, tanggal 12 September sudah bisa digunakan dari sisi komersial. Nanti akan dioperasikan yang kedatangan tapi, itu masih sebagian," terangnya.

Ditemui di Bandara Ngurah Rai, Pimpinan Proyek AP I Yanus Suprayogi mengatakan hal senada. Dia katakan bahwa pengoperasian bandara Ngurah Rai masih akan dilakukan secara bertahap.

"Pengoperasian akan kita lakukan secara bertahap. Tanggal 12 September, Pak Presiden sudah berkenan mengoperasikan lantai 1 saja. Sedangkan lantai 2 masih dalam tahap akhir. Keberangkatan juga akan kita mulai operasikan namun memang belum sepenuhnya," pungkasnya.

Proyek pengembangan bandara Ngurah Rai menelan investasi Rp 2,8 triliun. Pekerjaan fisik proyek ini dimulai sejak Mei 2011 dengan melibatkan lebih dari 4 ribu orang pekerja. Dengan pengembangan ini, maka kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai akan mampu melayani 25 juta orang penumpang per tahunnya, dari sebelumnya yang melayani 14 juta penumpang per tahun. (chi/jpnn)

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar