Senin, 21 April 2014 | 22:31:34
Home / Nasional / Humaniora / 1 Januari, Gaji Plus Remunerasi Eselon I Capai Rp 70 Juta

Selasa, 10 September 2013 , 19:40:00

RELATED NEWS

JAKARTA--Per 1 Januari 2014, gaji pejabat eselon I bisa mencapai Rp 70 juta per bulan. Sedangkan pejabat eselon II sekitar Rp 55-60 juta, eselon III Rp 45 juta. Peningkatan tersebut sebagai kompensasi atas penghapusan honor-honor serta pendapatan lain yang biasanya diterima pejabat struktural.

"Tahun ini merupakan tahun transisi, namun per 1 Januari 2014 pembayaran honorarium atau pendapatan lain sudah dihapuskan. Ini juga sesuai permintaan Presiden SBY," kata Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (WamenPAN-RB) Eko Prasojo dalam peluncuran buku Reformasi Birokrasi di Hotel Saripan Pacifik, Selasa (10/9).

Dijelaskannya, dengan dipusatkannya seluruh pembayaran honorer ke tunjangan kinerja, otomatis seluruh gaji PNS mulai golongan I sampai IV ikut terdongkrak naik. Itu sejalan dengan revisi PP tentang Sistem Penggajian. Di samping sebagai amanat PP 46 Tahun 2011, di mana disebutkan penghapusan honarium harus dilaksanakan per 1 Januari 2014.

"Jadi mulai 1 Januari, seluruh Kementrian dan Lembaga dilarang memberlakukan honorarium. Kalau tahun 2011-2013 kan masih ada yang terima, tapi tahun depan tidak boleh lagi," tegasnya.

Dia mengakui, dengan peningkatan pendapatan PNS tersebut akan menimbulkan pembengkakan anggaran. Itu sebabnya, pemerintah telah menetapkan aturan di mana sumber dana tunjangan kinerja berasal dari instansi itu sendiri.

"Sumber dananya itu dari hasil efisiensi anggaran dan optimalisasi. Dengan demikian besaran tunjangan kinerja yang akan diberikan kepada aparatur tergantung dari besar kecilnya dana efisiensi masing-masing instansi," terangnya.

Ditambahkan Eko, itu akan menjadi basic utk penggajian. Setiap jabatan harus punya grading untuk menentukan besarnya kompensasi yang diterima. "Jadi intinya setiap instansi harus melakukan efisiensi untuk membayar tunjangan kinerja aparaturnya," pungkasnya. (esy/jpnn)

 

 

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 05.04.2014,
        09:08
        jon
        setuju sekalai kerja sudah baik memang tenaga kependidikan kebanyakan kurang ditempat saya hanya satu PNS tdak ada stafnya honor semua trim.
      2. 22.03.2014,
        12:45
        mahmud
        saya sangat setuju dengan adanya remunerasi sehingga untuk menambah kesra biar kerjanya lebih semangat
      3. 24.01.2014,
        10:46
        jean
        berita yang sangat menggembirakan..mudah2an berlaku jg buat kami di NTT
      4. 24.01.2014,
        02:50
        haha
        pns yg di daerah pada protes? trus buat apa ada otonomi daerah? lalu pbb sm retribusi untuk daerah untuk apa?
      5. 23.01.2014,
        16:08
        bejo
        Kab.bangkalan dpt remunerasi?????
        From mobile
      6. 21.01.2014,
        13:42
        praja wibawa
        inilah kebijakan 1/2 hati pusat. Bagi pns di daerah, msh akan sama, karena kebijakan anggaran akan lebih banyak diarahkan pada biaya pembangunan.
      7. 20.01.2014,
        10:39
        hendra kuswara
        muda2han kabar ini jadi KENYATAAN bagi seluruh PNS di INDONESIA tanpa ada perbedaan daerah
      8. 20.01.2014,
        10:20
        hendra kuswara
        saya sangat mendukung sekali dengan adanya kenaikan gaji PNS dalam hal ini membuat kesejahteraan bagi kami!
      9. 17.01.2014,
        08:53
        sugun
        Kami pns daerah berharap berita ini bukan kabar burung From mobile
      10. 15.01.2014,
        18:05
        marwan
        mohon d segerakan y pak menteri..