Kamis, 24 Juli 2014 | 21:46:32
Home / Berita Daerah / Pelabuhan Teluk Lamongan Dibangun Ramah Lingkungan

Sabtu, 28 September 2013 , 14:29:00

BERITA TERKAIT

SURABAYA - Direktur Utama Pelindo III, Jarwo Suryanto mengungkap akan menjadikan terminal Teluk Lamongan sebagai pelabuhan ramah lingkungan atau green port. Terminal Teluk Lamong ini merupakan pengembangan dari Pelabuhan Tanjung Perak.

Dijelaskan Jarwo bahwa pelabuhan ini nantinya tidak akan menggunakan tenaga bahan bakar minyak (BBM) dalam operasional mesin bongkar muat. Tapi akan menggunakan peralatan energi listrik hingga gas. Bahkan untuk menggerakkan peralatan bongkar muat akan memanfaatkan teknologi kontrol elektronik.

"Ide kita terminal Teluk Lamong akan menjadi green port. Kita akan mengurangi penggunaan karbon. Nah, kalau sekarang kita ke Tanjung Perak banyak alat-alat kita yang pakai diesel. Ini selain BBM mahal, timbulkan efek rumah kaca," beber Jarwo di lokasi proyek Terminal Teluk Lamong Surabaya, Sabtu (28/9).

Selain itu, terminal Teluk Lamong Surabaya ini bakal dilengkapi dengan fasilitas monorel yang terhubung dengan Pelabuhan Tanjung Perak. Saat ini terminal yang mengusung konsep pelabuhan ramah lingkungan ini sedang dalam proses pembangunan. Nantinya sistem teknologi operasional bongkar muat akan serba canggih. "Dari awal Teluk Lamong ingin kita desain jadi energi yang ramah lingkungan," jelasnya.

Pembangunan tahap I rencananya akan tuntas pada Mei 2014. Proyek tahap I ini akan menelan biaya lebih mahal ketimbang pada proyek tahap II.

"Tahap I selesai Mei 2014, tahap II tahun 2016 sudah jadi. Teluk Lamong tahap I investasinya Rp 3,4 triliun, tahap II lebih murah sebesar Rp 1,5 triliun karena sudah dibangun jembatan. Itu dari modal sendiri dan pinjaman," bebernya.

Nantinya setelah beroperasi penuh. Terminal Teluk Lamong bakal menambah kapasitas baru Pelabuhan Tanjung Perak hingga 4,5 juta teus. "Nambah sekitar 4,5 juta teus. Kapasitas Tanjung Perak 4,5 juta teus. Nanti totalnya 9 juta teus," katanya.

Di tempat yang sama, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan senang mendengar konsep dari Pelindo III yang mengusung green port. Bekas Dirut PLN ini juga menjelaskan nantinya terminal Teluk Lamong yang merupakan pengembangan Tanjung Perak ini bisa melayani kapal-kapal berukuran super besar.

"Pelabuhan baru ini bisa menerima kapal-kapal besar. Namun ada kendala, laut selat kanal harus bisa dikeruk 16 meter. Jangan sampai pelabuhan masuknya hanya 9 meter. Ini sedang dalam proses perijinan," paparnya. (chi/jpnn)

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 03.02.2014,
        16:59
        nanang
        Pelabuhan teluk lamong apa tidak membutuhkan karyawan lagi...
        From mobile