Selasa, 28 April 2015 | 17:22:36

Rabu, 15 Januari 2014 , 08:24:00

JAKARTA - Guru SD yang belum mengantongi ijazah PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) harus segera kuliah lagi.

Sebab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) hanya memberikan tunjangan profesi pendidik (TPP) selama dua tahun saja. Banyak opsi yang disiapkan Kemendikbud supaya TPP bisa diterima hingga pensiun.

Ketentuan pencairan TPP bagi guru SD itu tertuang dalam Permendikbud 62/2013 tentang Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Penataan Guru. Dalam Pasal 5 peraturan itu disebutkan bahwa guru yang dipindahkan tugas tidak sesuai dengan sertifikat profesinya, hanya berhak mendapatkan TPP selama dua tahun.

Di lapangan banyak laporan guru yang tidak berijazah PGSD tetapi berijazah lainnya seperti, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Akuntansi, atau bahasa Indonesia justru aktif mengajar di jenjang SD.

Mereka banting setir menjadi guru SD karena guru di jenjang SMP atau SMA sudah tidak mendapatkan kuota jam mengajar. Umumnya ketidaksesuaian ini dialami guru swasta. Sebab bagi guru PNS, sudah disaring sejak rekerutmen.

Sampai saat ini belum ada laporan yang masuk ke Kemendikbud terkait pemutusan pencairan TPP akibat tidak sesuainya ijazah PGSD itu. Bagi guru yang berijazah non-PGSD tetapi sudah terlanjur mengajar di SD, diberikan sejumlah alternatif penyelesainnya.

Di antaranya adalah para guru SD yang tidak berijazah PGSD itu diharuskan kuliah S1 (sarjana) PGSD atau langsung kuliah S2 (magister) Pendidikan Dasar dulu. Syarat ini berlaku bagi guru yang masih ingin mengajar di jenjang SD.

Cara yang paling mudah ditempuh adalah mengambil S1 PGSD karena jumlah kampusnya lebih banyak dibandingkan yang membuka program S2 Pendidikan Dasar.

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 17.01.2015,
          16:36
          sofyan
          Masih kah berguna guru sd,tapi udah pns,cuma punya ijasah sekolah pendidikan guru(spg) di thn2016 dan seterusnya nya,semoga pemerintah bisa menolong membiayai guru tamatan spg agar bisa mengantongi sarjana(s1). From mobile
        2. 17.01.2015,
          16:28
          sofyan
          Masih kah berguna guru sd beribadah spg di tahun2016 dan seterusnya nya .com. From mobile
        3. 22.12.2014,
          09:32
          marliza
          Saya honor d sd.tp sdh msuk k From mobile
        4. 09.12.2014,
          22:04
          sudarmi spd
          saya dulu sekolah pendidikan guru, lalu kul D2 PGSD LALU PNS SD kmd S1 TH 2005 apa hrs kulh lg S1 PGSD AGAR TETAP DAPAT SERTIFIKASI? From mobile
        5. 07.08.2014,
          16:14
          suhaedi
          Coba jangan membuat artikel yang membuat resah para guru...baca yang cermat permendikbud 62/2013 !!!!!
        6. 07.08.2014,
          08:10
          Titik Purwantiningsih
          Saya guru SD ijazah S1 matematika , telah melanjutkan S2 Magister Pendidikan supaya tetap mendapat TPP, harus kah S1 PGSD dan S2 Pendidikan dasar
        7. 04.08.2014,
          11:02
          muhajir
          kenapa sih lulusan d2 PGSD nda diterima lg kasian kan ijazahnya, jd gimana dengan orang2 yg lulusan Da 2 yang usia hampir tidak bisa lg sementar ijazahnya S1 blm diterima.
          From mobile
        8. 04.08.2014,
          10:26
          suhaedi
          ga usah khawatir .... pemerintah tidak sebodoh itu...yang ada adalah baca permendikbud no. 87 tahun 2013.
        9. 24.06.2014,
          06:07
          Esrawaty L.Manik
          Prihatin bagi guru yang sudah usia 50 tahun,ingin kuliah berat biaya karena masih menanggung 2 anak yang masih kuliah. Nggak kuliah TPP kelak...?
        10. 04.05.2014,
          21:28
          mulyadi
          ndak usah dipikirin, toh pemerintah belum membuat perpem, juklak dan juknis >>>> ndak usah galau jalani aja yang ada sekarang, hadapi nantinya

        此页面上的内容需要较新版本的 Adobe Flash Player。

        获取 Adobe Flash Player