Kotim Minus 1.247 Guru

Kotim Minus 1.247 Guru
Kotim Minus 1.247 Guru

jpnn.com - SAMPIT - Bukan tanpa pertimbangan Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) Kalimantan Tengah merencanakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan porsi besar tahun ini.

Dari 500 formasi yang diusulkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), porsi guru dan tenaga kesehatan tampaknya bakal mendominasi.

Acuannya tentu saja kekurangan tenaga pengajar di Bumi Habaring Hurung. Data Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim menyebutkan jumlah guru Kotim saat ini sebanyak 2.896. Dan itu masih diklaim mengalami kekurangan sebanyak 1.247 guru.

Rinciannya, sekolah dasar perlu tambahan 876 guru, sekolah menengah pertama 331 guru, dan menengah atas 40 guru. Kebutuhan guru tersebut berdasarkan beberapa pertimbangan.

Misalnya guru sekolah dasar, jumlah ruang kelas minimal enam. Sehingga perlu minimal enam orang guru kelas, serta guru agama, penjaskes, dan kepala sekolah masing-masing satu orang. Sehingga idealnya satu sekolah dasar minimal memiliki sembilan guru.

“Perhitungan kebutuhan guru ini hanya untuk sekolah negeri saja, tidak termasuk swasta. Tidak juga dengan guru kontrak dan guru honorer. Sebab, guru kontrak dan honorer ini untuk mengatasi kekurangan guru,” ungkap Sekretaris Disdik Kotim Marjuki, Selasa (25/2).

Ditambahkan Marjuki, kekurangan guru yang saat ini terjadi di Kotim, tidak lantas membuat Disdik berdiam diri. Sampai saat ini pihaknya terus melakukan pengangkatan guru kontrak.

Disdik secara besar-besaran melakukan penerimaan guru kontrak sebanyak 412 guru, dengan gaji per bulan mencapai Rp 1.325.000.  (tha/dwi)


SAMPIT - Bukan tanpa pertimbangan Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) Kalimantan Tengah merencanakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News