Keterangan Penculik Bayi di RS Masih Ngambang

Keterangan Penculik Bayi di RS Masih Ngambang
Keterangan Penculik Bayi di RS Masih Ngambang

jpnn.com - BANDUNG  -- Desi Ariani (32), penculik bayi Valencia Yusnita Manurung, akhirnya mulai menjalani pemeriksaan oleh polisi di ruang Kemuning RS Hasan Sadikin Bandung.

Namun, pemeriksaan terhadap perempuan yang mencoba bunuh diri dengan cara loncat dari jembatan Pasupati tersebut, masih permulaan.

Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan mengatakan, dari total 30 pertanyaan yang diutarakan, seluruhnya belum mengarah pada penyidikan kasus penculikan.  

"Sesuai hasil diagnosa dokter maka kami lakukan pemeriksaan awal saja. Baru kemudian kami masuk ke pertanyaan bagaimana dia memasuki ke rumah sakit ini dan bagaimana dia bisa masuk ke ruang bayi tersebut, baru tahap itu. Tidak ada (penolakan), memang kalau cerita data awal, ceritanya panjang melebar kemana-mana. Maka kita batasi dengan pertanyaan yang ada," paparnya, kemarin.

Di balik pertanyaan yang dilontarkan penyidik, Iriawan berharap, paparan jawaban yang diungkapkan bukan rekayasa. Polisi juga akan menyocokan keterangan pelaku dengan fakta-fakta di lapangan.

"Pertanyaan belum sampai ke motif. Di dalam ada penasehat hukumnya empat orang. Tim medis ada, ada dokter tulang semua ada. Apakah dia jaringan juga belum ke sana, mohon bersabar. Kami akan terus dalami dengan pertanyaan-pertanyaan berikutnya," ucapnya.

Melihat kondisinya Desi sampai kemarin siang, Iriawan belum dapat mengagendakan pemeriksaan kedua terhadap istri dari Swara Mahardika tersebut. Ditegaskan jenderal bintang dua ini, dalam penyidikan polisi juga harus mengedepankan sisi kemanusiaan. Karenanya, polisi dan tim dokter dalam hal ini akan terus berkoordinasi guna memantau kesehatan Desi.

"Kami membatasi dulu, sekitar 20-30 pertanyaan. Kalau terlalu banyak yang bersangkutan nanti capek, sisi kemanusiannya harus dikedepankan," ujarnya.

BANDUNG  -- Desi Ariani (32), penculik bayi Valencia Yusnita Manurung, akhirnya mulai menjalani pemeriksaan oleh polisi di ruang Kemuning RS

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News