Kamis, 30 Juli 2015 | 19:11:02

Sabtu, 12 April 2014 , 08:30:00

PEMILU 20014 cenderung menjadi titik balik bangkitnya kembali kekuatan berciri politik nasionalis. Wilayah-wilayah yang dulunya merupakan kantong wilayah 'kuning' dan 'merah' kembali menemukan oase politiknya.

Menguatnya kekuatan nasionalis di Sumut bisa terlihat dari kemenangan Golkar dan PDIP dalam sejumlah hasil survei pra-Pemilu 9 April dan quick count per provinsi. Dalam quick count LSI di Sumut, Partai Golkar dan PDIP adalah dua parpol yang meraih suara terbesar dengan prediksi masing-masing di atas 17 persen pada Pemilu 2014.

Panen suara dua parpol mapan ini diperkirakan berbagi suara terutama dari wilayah bagian utara, timur, dan barat Sumut, seperti Karo, Toba Samosir, Simalungun, serta Nias. Di wilayah-wilayah 'padat pemilih' seperti Medan, Deliserdang, dan Langkat, baik Golkar maupun PDIP juga terlihat saling kejar dalam hitung cepat yang ditabulasi LSI.  
 
Kalah dalam Pemilu 2009 tak membuat Golkar Sumut beringsut. Sebaliknya, konsolidasi para kader dan caleg di bawah kepemimpinan Ketua DPD Partai Golkar Sumut Ajib Shah diperkirakan akan mendudukan Golkar kembali memimpin perolehan suara pada Pemilu 2014.

Mengacu hasil quick count LSI, dari 33 kabupaten dan kota se-Sumut, Golkar tercatat berhasil menguasai 25 kabupaten/kota. Kemampuan Golkar menembus sekat-sekat agama dan suku dengan ideologi dan wajah 'baru' membuatnya mampu merebut suara di wilayah yang dimenangi Partai Demokrat dan PDIP pada pemilu sebelumnya.

Sementara itu, PDIP hanya mampu mempertahankan perolehan suaranya di wilayah yang merupakan basis fanatik kaum nasionalis sejak Pemilu 1955, yaitu Nias Barat, Tapanuli Utara, Karo, dan Deli Serdang. Saat ini, hasil Pemilu Legislatif 2014 menunjukkan kondisi peta politik Sumut kembali berubah. Perubahan dramatis terjadi dengan munculnya Partai Gerindra sebagai kekuatan baru dalam percaturan politik di Sumut.

Partai yang mengusung Prabowo Subianto sebagai presiden tersebut diperkirakan berhasil meraup suara yang cukup merata di 33 kabupaten/kota dengan raihan suara di atas 12 persen yang meliputi tiga daerah pemilihan (dapil ) DPR. Ada di urutan ketiga di bawah Golkar dan PDIP, partai berlambang burung Garuda ini diprediksi merebut posisi ketiga berimpit dengan Demokrat yang ditinggalkan pemilihnya pada Pemilu tahun ini.

Satu partai lagi yang mencuri perhatian publik pemilih, dan ikut mewarnai peta perpolitikan di Sumut adalah Partai Nasdem. Dalam hasil real count yang diturunkan oleh tim IT PDIP sejak hari pencoblosan 9 April, partai besutan pengusaha media Surya Paloh ini konsisten mengumpulkan suara 8-9 persen.

Jika mengacu hasil tabulasi anggota DPR yang dikombinasikan Sumut Pos dari hasil quick count LSI dan real count lokal, komposisi kemenangan Golkar diperkirakan bakal menghasilkan masing-masing 9 kursi dari 30 kursi DPR yang diperebutkan untuk wilayah Sumut. Sisa kursi diraih PDIP (8 kursi), Gerindra (4 kursi), Demokrat (3 kursi), Nasdem (2 kursi), PAN, PKB, PPP dan Hanura (masing-masing 1 kursi).

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 11.05.2014,
          12:12
          NURMAN SUMARDI
          DIMOHON PERDAPIL DIREPISI, KURSINYA DITAMBAH DAN JUMLAH PEMILIH DPT, DITAMBAH JUGA SESUAIKAN DENGAN DENGAN PERATURAN KPU DAN UNDANG-UNDANG PEMILU
        2. 11.05.2014,
          11:58
          Nurman Sumardi
          PEMILU LEGISLATIF , SEMANGKIN LEMAHNYA SUMBER DAYA MANUSIA, UNTUK MAJU, SEBAB, MANEY POLITIK, DI SEGALA PENJURU,TAPI TDK TERUNGKAP,BUKTINYA
        3. 11.05.2014,
          11:57
          Nurman Sumardi
          PEMILU LEGISLATIF , SEMANGKIN LEMAHNYA SUMBER DAYA MANUSIA, UNTUK MAJU, SEBAB, MANEY POLITIK, DI SEGALA PENJURU,TAPI TDK TERUNGKAP,BUKTINYA
        4. 10.05.2014,
          13:59
          stefanus
          terjadi pergeseran nama dari Dr.Sortaman Saragih yg lebih unggul suaranya dari Robet Hutabarat. saeprtinya ada kecurangan di KPUD sumut.
        5. 09.05.2014,
          20:33
          amberdy situmorang
          coba di chek lgi sepengetahuan kami yg menang dari davil Sumut III untuk parta gerindra adalah DR.Sortaman Saragih
        6. 08.05.2014,
          17:52
          Hendrikus Halawa
          Dafta pemenang dari dapil 8 SUMUT dimana ya...?
        7. 07.05.2014,
          12:06
          riwansyahpasaribu
          selamat dan sukseds buat pak edwart sihombing
          tapi kalo boleh bapak jangan lupa sama kami yg ada di tobasa
        8. 05.05.2014,
          22:01
          Amonio Gea
          Maju trus Pulau NIas, dan Semangat Pak Yasona ntuk perjuangkan Pulau Kita Nias ini.
        9. 05.05.2014,
          16:01
          Dadang andry sihombing
          jaya bapak uda edward sihombing
        10. 01.05.2014,
          15:24
          gawe wage
          sedulorku lanang ga kepilih, yang ke senayan jangan lupa makan di warteg ya