Bekas Anggota Geng Motor Disamurai Hingga Berdarah-darah

Bekas Anggota Geng Motor Disamurai Hingga Berdarah-darah
Bekas Anggota Geng Motor Disamurai Hingga Berdarah-darah

jpnn.com - BATAM  - RTH, siswa SMK Widya kritis setelah diserang orang tak dikenal di depan kantor Kadin Batam, Batam Centre Minggu (17/8) sekitar pukul 02.00 WIB.

Pelajar berusia 17 tahun ini pun harus menjalani operasi di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) karena luka bacok di bagian pinggang kanan sepanjang 27 sentimeter.

Kemarin siang, kondisi RTH masih terlihat sangat lemah pasca menjalani operasi sekitar pukul 14.00 WIB. Ia tampak meringis sembari menahan sakit di pinggangnya. Tak hanya itu, tiga jarinya tampak dibalut perban.

"Ada luka memanjang 27 sentimeter dan dalam 3 sentimeter di pinggang kanan bagian belakang. Urat jari jempol telunjuk dan tengahnya nyaris putus," kata AT, orangtua RTH di depan ruang rawat lantai dua RSBK, Minggu siang.

Pria berusia 41 tahun ini tampak tak bisa menyembunyikan raut sedih bercampur kesalnya karena kondisi RTH yang kritis. Ia mengaku tak kuasa melihat banyak darah yang keluar dari tubuh anaknya.

"Jujur saya sedih dan tak sanggup melihatnya, apalagi melihat banyak darah yang keluar. Semalam baru dijahit dan baru hari ini dioperasi. Semoga lukanya bisa cepat sembuh," terang AT.

Diceritakanya, sekitar pukul 02.30 WIB ia dihubungi oleh salah seorang anggota Satpol PP di Batam. Pria dari balik telpon itu mengabarkan kondisi anaknya RTH yang tengah sekarat di RSBK setelah dibacok orang tak dikenal.

"Saya antara percaya dan tidak. Makanya setelah dapat telpon saya pastikan ke rumah sakit. Dan ternyata benar, anak saya sekarat mengeluarkan banyak darah," ungkap AT.

BATAM  - RTH, siswa SMK Widya kritis setelah diserang orang tak dikenal di depan kantor Kadin Batam, Batam Centre Minggu (17/8) sekitar pukul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News