Sarankan Pemerintah Cermat Berhitung sebelum Naikkan Cukai Rokok

Sarankan Pemerintah Cermat Berhitung sebelum Naikkan Cukai Rokok
Sarankan Pemerintah Cermat Berhitung sebelum Naikkan Cukai Rokok

jpnn.com - JAKARTA - Pengamat ekonomi Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan pemerintah agar betul-betul berhitung soal rencana menaikkan cukai rokok sebesar 10 persen. Sebab, kenaikan cukai rokok justru bisa berdampak pada hilangnya sumber penerimaan negara.

“Cukai rokok naik, otomatis elastis harga naik. Masyarakat yang biasa merokok akan mengurangi konsumsi rokok. Dari sisi kesehatan bagus, tapi kalau melihatnya sebagai salah satu sumber penerimaan negara maka hal itu tidak bagus,” kata Purbaya dalam keterangan yang diterima media, Selasa (9/9).

Sebelumnya Dirjen Bea dan Cukai, Agung Kuswandono mengatakan bahwa pihaknya akan menaikkan nilai cukai rokok pada tahun 2015. Namun, Purbaya yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) mengingatkan pemerintah tenteng risiko dari kebijakan menaikkan cukai rokok karena volume produksi rokok saat ini sedang menurun.

Purbaya menjelaskan, menurunnya produksi rokok jelas akan menurunkan perolehan cukai yang selama ini diterima negara dari pajak rokok. "Jadi pemerintah harus betul-betul berhitung sebelum memutuskannya,” imbuh Purbaya.

Sebagai gambaran, perusaahan rokok sebesar PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) saja menghentikan kegiatan produksi dua pabrik sigaret kretek tangan (SKT) di Jember dan Lumajang. Penghentian operasi itu dilakukan mulai tanggal 31 Mei 2014 yang berakibat 4.900 karyawan pabrik kehilangan pekerjaan.

Demikian halnya dengan sejumlah pabrik rokok di Malang. Ratusan pabrik rokok gulung tikar. Tercatat, jumlah pabrik rokok yang ada di Malang hanya tinggal 40 pabrik di 2014, dari 387 pabrik pada 2009.

Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan dan Cukai Ditjen Bea Cukai, Susiwijono Moegiarso, dalam  kesempatan berbeda mengatakan, sepanjang 1 Januari hingga 30 April 2014, realisasi penerimaan cukai sebesar Rp 37,49 triliun atau naik 14,91 persen daripada penerimaan periode sama 2013. Menurutnya, pada tahun ini Ditjen Bea Cukai harus bekerja lebih keras untuk mencapai target penerimaan cukai yang dalam APBN 2014 yang dipatok Rp 116,28 triliun.(boy/jpnn)

 


JAKARTA - Pengamat ekonomi Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan pemerintah agar betul-betul berhitung soal rencana menaikkan cukai rokok sebesar 10


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News