Pelamar CPNS Tembus 20 Ribu di Sultra

Pendaftar Tertinggi di Koltim

Pelamar CPNS Tembus 20 Ribu di Sultra
Pelamar CPNS Tembus 20 Ribu di Sultra. JPNN.com

KENDARI - Antusiasme masyarakat untuk menjadi abdi Negara melalui jalur Pegawai Negeri Sipil (PNS) cukup tinggi. Meskipun proses pendaftaran terkadang butuh kesabaran karena sulitnya mengakses website panselnas, namun jumlah pelamar CPNS terus meningkat. Memasuki hari ke 8 pendaftaran dibuka, jumlah pelamar sudah mencapai 20 ribu orang.
    
Angka tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah karena masa pendaftaran masih berjalan. Dari 20 ribu pendaftar, terbagi pada 8 daerah yang menerima CPNS yakni Pemprov Sultra, Kota Kendari, Konsel, Konkep, Koltim, Butur, Muna dan Wakatobi. Pendaftar tertinggi yakni di Koltim. Hingga 16 September 2014, pendaftar sudah mencapai 11 ribu orang. Sementara jatah yang dialokasikan untuk daerah pemekaran Kolaka itu hanya 300 orang.
    
Setelah itu, menyusul Kabupaten Butur dengan jumlah pendaftar kisaran 2 ribu hingga 4 ribu orang. Pemprov Sultra sudah mencapai 2.400 pelamar. Sementara daerah lain belum ada rincian jumlah pelamarnya.
    
"Pendaftar CPNS yang sudah masuk sudah lebih dari 20 ribu peserta. Padahal jumlah kuota yang diberikan Kemen PAN-RB pada 8 Pemda di Sultra hanya 1.091 kursi. Khusus di provinsi, jumlah pendaftar sudah mencapai 2.400 orang. Bukan hanya itu, dari jumlah tersebut, 400 orang diantaranya sudah menyerahkan berkasnya dan telah dinyatakan lolos berkas," ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra, Hj Nur Endang Abbas di ruang kerjanya, Selasa (16/9).
    
Jumlah ini, kata mantan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Sultra, kemungkinan jauh lebih besar. Hanya saja, beberapa hari terakhir ada maintenance (perbaikan) di portal Panselnas, sehingga hanya pada jam tertentu, website Panselnas bisa diakses. Informasi adanya perbaikan telah diumumkan di website Panselnas.

"Tapi masyarakat tidak perlu khawatir, mudah-mudahan mulai besok (hari ini) dan seterusnya sudah tidak ada lagi persoalan," katanya.
    
Meskipun jumlah pendaftar telah mencapai puluhan ribu, lanjut mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sultra ini, namun jadwal pendaftaran bisa saja diperpanjang. Kemungkinan diperpanjang atau tidak akan diputuskan pada tanggal 19 September. Untuk sementara, proses pendaftarannya akan terus dipantau. Bila pendaftar dianggap masih kurang, maka bisa saja masa pendaftarannya ditambah begitupun sebaliknya. (mal)

 


KENDARI - Antusiasme masyarakat untuk menjadi abdi Negara melalui jalur Pegawai Negeri Sipil (PNS) cukup tinggi. Meskipun proses pendaftaran terkadang


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News