Facebook Perluas Kemampuan Berbisnis Online

Facebook Perluas Kemampuan Berbisnis Online
Facebook Perluas Kemampuan Berbisnis Online

jpnn.com - JAKARTA -- Facebook kini menjadi tempat yang efektif untuk memperkenalkan produk. Hal itu dibuktikan oleh survei TNS Insight yang merekam perilaku pengguna Facebook dengan menghubungkan perkenalannya dengan produk tertentu.

Dalam survei tersebut disimpulkan bahwa 40 persen responden yang menemukan atau pertama kali mendengar tentang berbagai produk atau layanan dari Facebook. Responden ini melibatkan pengguna Facebook yan ada di Indonesia.

Head of Facebook di Indonesia, Anand Tilak mengatakan hampir seperempat dari masyarakat Indonesia yang disurvei telah memberikan, membagikan, menanyakan atau menerima masukan dan informasi mengenai produk atau layanan melalui media sosial tersebut. Oleh karena itu, peluang bisnis melalui Facebook di Indonesia akan lebih besar.

"Dengan lebih dari 69 juta pengguna yang mengakses Facebook di Indonesia setiap bulannya dan lebih dari 61 juta yang mengakses melalui mobile, maka Indonesia adalah kesempatan besar bagi bisnis yang ingin memperluas jangkauan mereka melalui Facebook," kata Anand dalam jumpa pers di Jakarta Pusat, Senin, (22/9).

Anand mmengklaim bahwa Facebook addalah platform yang baik untuk membuat pemasaran brand produk lebih personal kepada pengguna Facebook. Facebook, kata dia, memiliki kemampuan untuk mendorong jangkauan, relevansi dan hasil bagi para brand.

Dengan begitu, pengguna Facebook di Indonesia mendapatkan rekomendasi dari orang-orang yang mereka percaya seperti rekan dan teman untuk mengambil keputusan atas sebuah informasi produk.

"Pengguna Facebook bisa mendapatkan rekomendasi sebelum memutuskan untuk membeli dan informasi ini menjadi bagian penting dalam strategi pemasaran kami," tuturnya. (flo/jpnn)


JAKARTA -- Facebook kini menjadi tempat yang efektif untuk memperkenalkan produk. Hal itu dibuktikan oleh survei TNS Insight yang merekam perilaku


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News