BCA Turunkan Bunga KPR

BCA Turunkan Bunga KPR
BCA Turunkan Bunga KPR

jpnn.com - JAKARTA - Perbankan rupanya mulai melihat adanya kondisi likuiditas yang membaik. Beberapa bank besar pun menurunkan tingkat suku bunga simpanannya. Aksi tersebut secara tidak langsung diikuti oleh penurunan suku bunga kredit.

Direktur Konsumer PT Bank Central Asia (Tbk) (BBCA) Henry Koenaifi mengatakan, pihaknya telah menurunkan suku bunga kredit konsumer, khususnya kredit kepemilikan rumah (KPR) mencapai 25 basis poin (bps) atau 0,25 percentage point (ppt). "Sudah turun (bunga kredit KPR) per 9 September 2014," ungkapnya kemarin (24/9).

Sebagaimana diketahui, BCA telah menurunkan tingkat suku bunga deposito untuk nasabah besarnya dengan simpanan di atas Rp 25 miliar.

Nasabah dengan segmen tersebut sebelumnya mendapatkan imbal hasil mencapai 9,25 persen. Namun turun menjadi 8.5 persen per Agustus 2014.

Henry menuturkan, dengan penurunan bunga kredit tersebut, diharapkan mendapatkan respons positif dari pasar terhadap kredit konsumer.

Tercatat, total penyaluran KPR BCA hingga akhir Juni 2014 mencapai Rp 52,8 triliun, atau tumbuh 9 persen dari Rp 48,5 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Mayoritas penyaluran kredit tersebut untuk pasar rumah menengah ke atas.

Sebelumnya, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, lantaran kondisi likuiditas yang masih ketat hingga akhir tahun ini, pihaknya masih akan menahan suku bunga di level 9,5-10,5 persen.

"Kalau dahulu likuiditas banjir (sehingga suku bunga rendah) sebaliknya sekarang ini kelihatannya (suku bunga) susah untuk turun, karena permintaan kredit masih besar padahal kenaikan DPK tidak seperti sebelumnya," ujar Jahja.

JAKARTA - Perbankan rupanya mulai melihat adanya kondisi likuiditas yang membaik. Beberapa bank besar pun menurunkan tingkat suku bunga simpanannya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News