Owi/Butet Ditarget Juara di Denmark

Owi/Butet Ditarget Juara di Denmark
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Ditarget Juara di Denmark. JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Indonesia membidik satu gelar sari  ganda campuran  pada ajang Denmark Open Super Series Premier 2014. Hadirnya pasangan andalan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, satu gelar dari sektor ini dinilai cukup realistis. Hal ini disampaikan oleh Edwin Iriawan, pelatih ganda campuran PBSI yang mendampingi tim ganda campuran yang bertanding di Odense, Denmark.

Selain Tontowi/Liliyana, ada pasangan peraih medali perunggu Asian Games 2014, Praveen Jordan/Debby Susanto dan juara Dutch Grand Prix 2014, Riky Widianto/Richi Puspita Dili. Sementara klub Jaya Raya Jakarta juga mengirim dua wakil yaitu Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet dan Marcus Fernaldi Gideon/Rizki Amelia Pradipta serta pasangan asal klub Djarum, Muhammad Rijal/Vita Marissa.

“Kalau ada Tontowi/Liliyana memang targetnya sudah otomatis harus juara,” jar  Edwin yang dijumpai di sela-sela latihan tim Indonesia di hall pertandingan di Odense Sports Park, Senin (13/10).

Sementara itu menurut Edwin, lawan-lawan yang bakal menyulitkan Tontowi/Liliyana diperkirakan masih seputar ganda Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei dan Xu Chen/Ma Jin serta Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark). Empat ganda campuran yang bertengger di jajaran Top 4 dunia ini memang paling menguasai podium juara ganda campuran di turnamen-turnamen bergengsi.

“Lawan terberat Tontowi/Liliyana masih yang itu-itu saja, ganda campuran dari Tiongkok dan Denmark. Semoga Tontowi/Liliyana bisa tampil maksimal di kejuaraan ini,” ujar pelatih yang sebelumnya menangani tim nasional India ini.

Pertemuan sebelumnya antara Tontowi/Liliyana dengan Zhang/Zhao sempat berakhir pahit buat pasangan Indonesia ini. Pasalnya kekalahan di final Asian Games 2014 membuat Tontowi/Liliyana gagal mencapai target medali emas yang telah ditetapkan. Di laga final pun sebetulnya Tontowi/Liliyana sempat unggul jauh dari pasangan rangking satu dunia tersebut.
 
“Tontowi/Liliyana adalah atlet senior. Pemain sekelas mereka pasti sudah bisa menghadapi situasi apapun termasuk keberhasilan dan kegagalan, seharusnya mereka tidak ada masalah dengan hal ini dan bisa mengatasi,” jelas Edwin.

Tontowi/Liliyana dan Kido/Pia akan mulai berlaga di turnamen berhadiah total 600 ribu dollar AS ini pada Rabu (15/10) mendatang. Sementara pasangan Praveen/Debby, Riky/Richi, Rijal/Vita serta Fernaldi/Rizki dijadwalkan bertanding lebih dulu pada Selasa (14/10). Jadwal selengkapnya dapat diakses di sini. (bam)


JAKARTA - Indonesia membidik satu gelar sari  ganda campuran  pada ajang Denmark Open Super Series Premier 2014. Hadirnya pasangan andalan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News