Pidato Jokowi Tak Menyebut Keberhasilan SBY-Boediono

Pidato Jokowi Tak Menyebut Keberhasilan SBY-Boediono
Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono memeluk penggantinya, Joko Widodo usai mengucapkan sumpah jabatan presiden pada Sidang Paripurna MPR di Jakarta, Senin (20/10). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron mengapresiasi pidato kenegaraan pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Sidang Paripurna MPR RI, Senin (20/10). Namun, Herman menyayangkan Jokowi tidak menyebut keberhasilan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama 10 tahun memimpin Indonesia.

Pidato Jokowi menurut Herman, menggambarkan misi ke depan yang berorientasi pada petani, nelayan dan usaha kecil. Begitu juga soal target pembangunan maritim sebagai kekayaan Indonesia.

"Jika kita tengok ke belakang, semua ini sudah dilakukan pak SBY dan hasilnya bisa kita rasakan bersama. Sayang pidato Pak Jokowi tidak menyinggung sedikitpun capaian prestasi di pemerintahan SBY, yang dapat dilanjutkan karena sudah baik dan menyempurnakannya," kata Herman dikonfirmasi di DPR, Senin (20/10).

Padahal, Herman memandang capaian yang diraih pemerintahan SBY-Boediono bisa dijadikan dasar pijakan bagi Jokowi-Jusuf Kalla untuk menjadikan Indonesia lebih baik lagi.

"Hal ini pula yang selalu saya yakini bahwa pasti ada capaian presiden sebelumnya yang dapat dilanjutkan dan bermanfaat bagi presiden selanjutnya," tandas Herman. (fat/jpnn)

JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron mengapresiasi pidato kenegaraan pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Sidang Paripurna MPR


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News