11 Imigran Myanmar Ditipu Agen Perjalanan

11 Imigran Myanmar Ditipu Agen Perjalanan
11 Imigran Myanmar Ditipu Agen Perjalanan

jpnn.com - BELAWAN - Sebanyak 11 imigran gelap pencari suaka asal negara Myanmar, Kamis (30/10) kemarin, diamankan petugas Kantor Imigrasi Klas II Belawan.

Dari 11 imigran,  3 di antaranya terdapat balita yang diamankan setelah luntang-lantung di Medan karena kehabisan biaya setelah sebelumnya ditipu oleh agen perjalanan yang menjanjikan akan memberangkatkan mereka ke Australia.

Informasi diperoleh Sumut Pos (JPNN Grup) menyebutkan, kesebelas imigran asal Myanmar itu telah memiliki kartu pengungsi dari UNHCR (United Nation High Commissioner for Refugees).

Mereka masing-masing bernama, Abul Kalam, Faminar Aktar, Mohammad Fahim, Mohammad Faisal, Mohammad Noman, Mohammad Yuonus, Mohammad Ayas serta tiga balita yakni, Suhalam, Mohammad Irhan dan Ahalam. Sebelumnya mereka berniat berangkat ke Australia untuk mencari suaka.

Saat berada di kawasan Padang Bulan Medan, mereka bertemu dengan seorang pria yang mengaku sebagai agen biro perjalanan. Kepada para imigran ini pria tersebut berjanji akan segera memberangkatkan mereka asalkan bersedia membayar ongkos 10 ribu Dolar Australia sebagai biaya selama dalam perjalanan.

Akan tetapi, di dalam perjalanan kesebelas imigran asal Myanmar ini dicurangi. Mereka dibawa berputar-putar naik kenderaan mini bus dan diturunkan di Jalan Hanafia Belawan, hingga akhirnya terlantar dan diamankan petugas imigrasi yang sebelumnya telah mendapat informasi dari masyarakat sekitar.

Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Klas II Belawan, Ujang Cahya saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya mengamankan 11  imigran asal Myanmar. Saat ini, sebut Ujang pihaknya tetap menjaga para imigran yang ditampung sementara di kantor imigrasi. (rul/sih)


BELAWAN - Sebanyak 11 imigran gelap pencari suaka asal negara Myanmar, Kamis (30/10) kemarin, diamankan petugas Kantor Imigrasi Klas II Belawan.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News