Berharap Muncul Anton Medan yang Baru

Berharap Muncul Anton Medan yang Baru
Berharap Muncul Anton Medan yang Baru

jpnn.com - CILACAP - Ratusan narapidana dari tujuh lembaga pemasyarakatan (lapas) di Nusakambangan dan Cilacap mengikuti kegiatan Pekan Muharram 1436 Hijriyah, Sabtu (15/11) kemarin. Acara itu dibuka Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah, A. Yuspahruddin, di Lapas Kelas I Batu, Nusakambangan.

Yuspahruddin dalam sambutanya berharap akan muncul banyak "Anton Medan" baru dari Pulau Nusakambangan. Sebab, tujuan Pekan Muharram selain menggali potensi dan bakat narapidana juga untuk mencari sosok yang nantinya bisa membimbing para warga binaan lain ke jalan yang benar, utamanya di bidang keagamaan.

Menurut Yuspahruddin, sosok Anton Medan disebut sebagai inspirasi karena memiliki latar belakang yang sama dengan para warga binaan. Anton Medan, lanjut dia, merupakan mantan narapidana yang juga pernah menghuni Lapas di Pulau Nusakambangan.

Tidak hanya itu, kepedulian Anton Medan terhadap warga binaan lain juga patut diacungi jempol. "Kini berubah total menjadi juru dakwah dari Lapas ke Lapas, bisa menjadi rujukan dan inspirasi. Bahkan, Anton Medan berhasil menjual hasil karya kaligrafi warga binaan  hingga jutaan rupiah. Dalam sebuah kesempatan, Anton Medan menawarkan lukisan kaligrafi dan hanya ditawar Rp 2 juta. Lalu ia menegaskan, bahwa lukisan tersebut adalah karya khusus dari seniman khusus (napi, red) di tempat yang khusus pula (penjara, red) dan selanjutnya berhasil menjual lukisan kaligrafi itu menjadi Rp 9 juta," jelasnya.


Sementara itu, Kepala Lapas Klas 1 Batu, Marasidin Siregar menjelaskan, Pekan Muharram tahun ini diikuti 136 napi dari tujuh Lapas di Nusakambangan dan satu lapas Kota Cilacap.
Ketujuh lapas itu masing-masing Lapas Batu, Besi, Narkotika, Kembang Kuning, Permisan, Pasir Putih, dan Lapas Terbuka.

Sedangkan lomba-lomba yang diselenggarakan antara lain khotbah Jumat, musik islami, murottal, dan cerdas cermat. "Kegiatan ini bertujuan mengasah potensi warga binaan di bidang keagamaan dan meningkatkan ukhuwah Islamiyah antar warga binaan se-Nusakambangan dan Cilacap.

Pembimbing Kerohanian Lapas se-Nusakambangan dan Cilacap, Ustaz Hasan Makarim menambahkan, kegiatan ini merupakan puncak dari berbagai program yang telah dibuat di tiap-tiap lapas. Program tersebut meliputi pesantren, dakwah, dan kegiatan lain, yang tentu masih dalam bidang keagamaan.  (far/acd/jpnn)


CILACAP - Ratusan narapidana dari tujuh lembaga pemasyarakatan (lapas) di Nusakambangan dan Cilacap mengikuti kegiatan Pekan Muharram 1436 Hijriyah,


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News