Menkes Desak WHO Seriusi Gaza

Menkes Desak WHO Seriusi Gaza
Menkes Desak WHO Seriusi Gaza
JAKARTA - Menkes Siti Fadila Supari mendesak dunia agar memberi perhatian serius terhadap pemulihan kesehatan di jalur Gaza. Pernyataan tersebut disampaikan Menkes saat sidang Executive Board WHO ke-124 di Jenewa, Swiss kemarin. Menkes mendesak WHO agar segera memulihkan kesehatan para korban serangan tentara Israel tersebut.

     

Dalam pertemuan itu, Menkes juga mendesak resolusi WHO agar semua negara memberi bantuan kesehatan kepada rakyat Palestina. Indonesia sendiri bersama negara-negara OKI yang menjadi anggota Executive Board WHO telah mengajukan rancangan resolusi the grave health situation in the occupied Palestinian territory, particularly in the occupied Gaza strip untuk dibahas dan disetujui oleh Executive Board WHO.

     

Prinsipnya, kata dia, rancangan resolusi itu mendesak negara-negara agar memberi bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina. Terutama, bantuan medis. Seperti,  ambulans, obat-obatan dan perawatan medis, serta akses bagi pelayanan kesehatan di Jalur Gaza. Bantuan itu diberikan dalam bentuk Rapid Humanitarian Unit untuk menangani  bencana kemanusiaan di wilayah konflik.

     

Resolusi itu juga mendesak agar Direktur Jenderal WHO segera mengirimkan misi khusus kesehatan ke Jalur Gaza. Dihadapan perwakilan 178 negara tersebut, Menkes juga mendesak supaya PBB menghentikan pembantaian terhadap rakyat Palestina. Menkes menegaskan, serangan militer Israel terhadap Palestina telah mengakibatkan ribuan orang menderita. Sebab, mereka kelaparan dan tidak memiliki akses untuk mendapatkan air bersih dan tempat yang aman. ’’Sehingga, pada akhirnya mereka meninggal,’’ ujarnya melalui Pusat Komunikasi Publik dari Perwakilan Tetap RI (PTRI) Jenewa.

     

JAKARTA - Menkes Siti Fadila Supari mendesak dunia agar memberi perhatian serius terhadap pemulihan kesehatan di jalur Gaza. Pernyataan tersebut

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News