Kali Pertama, Perempuan di Lembar Mata Uang

Kali Pertama, Perempuan di Lembar Mata Uang
Kali Pertama, Perempuan di Lembar Mata Uang
SEOUL – Kali pertama sepanjang sejarah Korea Selatan (Korsel), Bank of Korea bakal meluncurkan uang kertas bergambar perempuan. Potret Shin Saim-dang bakal menghiasi lembar mata uang baru pecahan KRW 50 ribu (sekitar Rp 398 ribu). Pengumuman tersebut sekaligus membatalkan rencana pemerintah menerbitkan pecahan baru KRW 100 ribu.

   

Bank of Korea menyatakan bahwa mata uang terbaru itu akan menjadi pecahan yang paling besar. ”Shin sengaja dipilih sebagai model perempuan pertama yang muncul dalam mata uang kertas Korea karena perannya yang signifikan sebagai ibu paling bijaksana,” ujar salah seorang pejabat Bank of Korea seperti dikutip Associated Press kemarin (27/1).

   

Tokoh perempuan yang hidup pada era Dinasti Joseon itu memang dikenal sebagai panutan para ibu. Konon, ibunda cendekia Konghucu Yulgok yang juga penulis kaligrafi itu sangat sabar. Dengan gayanya yang lembut, dia berhasil mendidik anak-anaknya menjadi tokoh bangsa. Salah satunya, Yulgok.

   

Rencananya, desain mata uang kertas dengan aplikasi teknologi antipemalsuan itu akan dipublikasikan bulan depan. ”Sirkulasi mata uang baru tersebut akan dimulai Mei atau Juni,” terang Bank of Korea dalam pernyataan tertulis, seperti dilansir Xinhua. Saat ini, pecahan mata uang kertas tertinggi yang beredar di pasaran bernilai KRW 10 ribu (sekitar Rp 79 ribu). Diikuti KRW 5.000 (sekitar Rp 39 ribu) dan KRW 1.000 (sekitar Rp 7.900). (hep)

SEOUL – Kali pertama sepanjang sejarah Korea Selatan (Korsel), Bank of Korea bakal meluncurkan uang kertas bergambar perempuan. Potret Shin


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News