Brutal! ISIS Remukkan Kota Peninggalan Bangsa Assyria

Brutal! ISIS Remukkan Kota Peninggalan Bangsa Assyria
Inilah sebagian patung kuno bangsa Assyrian yang jadi koleksi Museum Nasional Baghdad. Foto diambil pada 1 Maret 2015. Foto: Karim Kadim, File/AP Photo

jpnn.com - BAGHDAD – Aksi kasar kembali dipertontonkan militan Negara Islam alias Islamic State (IS), dulu ISIS atau ISIL.  Situs arkeologi Iraq diremukkan.

Pada Kamis (5/3) kelompok radikal itu menghancurleburkan Kota Nimrud. Padahal, kota yang kaya artefak dan peninggalan Bangsa Assyria tersebut merupakan salah satu situs warisan dunia versi UNESCO.

Pemerintah Provinsi Nineveh melaporkan bahwa militan sempalan Al Qaeda Iraq itu membuldoser bangunan-bangunan bersejarah yang umurnya lebih dari satu milenium.

’’Menggunakan kendaraan-kendaraan berat milik militer, militan membuldoser Kota Nimrud di wilayah utara Iraq,’’ terang pemerintah provinsi dalam pernyataan tertulisnya.

Kementerian Pariwisata dan Benda Purbakala Iraq menyatakan bahwa ISIS sengaja menantang dunia. Buktinya, mereka tetap nekat merusak situs bersejarah di Negeri Seribu Satu Malam tersebut.

’’Lewat aksi terbarunya ini, kelompok militan tersebut tidak memedulikan seruan masyarakat internasional dan tidak mengindahkan rasa kemanusiaan,’’ terang jubir kementerian.

Sayangnya, kementerian maupun pemerintah setempat tidak memiliki data lengkap tentang aksi vandalisme ISIS. Mereka juga belum bisa memperhitungkan parahnya kerusakan di Nimrud. Tetapi, diduga, kerusakan Nimrud lebih parah ketimbang Kota Mosul yang beberapa waktu lalu juga menjadi sasaran aksi kriminal ISIS.

Sejak pekan lalu, menurut aparat, ISIS sudah sibuk memindahkan sejumlah truk ke Nimrud yang berjarak sekitar 30 kilometer di tenggara Mosul tersebut. Armada milik militer Iraq yang diambil paksa ISIS itu lah yang lantas menjadi sarana perusakan Nimrud. Beberapa saksi mata menyatakan bahwa kota kuno di tepi Sungai Tigris tersebut rusak parah.

BAGHDAD – Aksi kasar kembali dipertontonkan militan Negara Islam alias Islamic State (IS), dulu ISIS atau ISIL.  Situs arkeologi Iraq

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News