Microsoft Bikin Linux, Google Bikin Panda

Microsoft Bikin Linux, Google Bikin Panda
Ilustrasi.

JAKARTA – Ada-ada saja cara Microsoft dan Google dalam merayakan April Mop yang jatuh pada Rabu (1/4) kemarin. Kedua raksasa teknologi itu ’’menggoda’’ dengan mengumumkan produk yang nyentrik. Tapi, setelah serius diikuti berita atau videonya, ternyata itu cuma joke semata. Ealah!.
          
Microsoft misalnya, dikabarkan tengah meluncurkan sistem operasi Linux buatannya sendiri. Sistem itu akan menjadi diluncurkan dalam waktu dekat layaknya Windows 10. Proyek tersebut, oleh Microsoft disebut dengan Miux (dibaca: Mix). Seperti dilansir dari itsfoss, Mix identic dengan penggabungan nama Microsoft dan Linux.

Sistem operasi yang berbeda platform itu muncul dari pernyataan CEO Microsoft Satya Nadella. Katanya, dia sempat mengatakan kalau Microsoft mencintai Linux. Tapi, tidak ada yang menduga kalau kecintaan itu berujung pada pembuatan OS Linux oleh Microsoft.
          
’’Harusnya ini tidak menjadi kejutan. Microsoft selalu menjadi contributor terbesar bagi perkembangan kernel Linux. Di Microsoft, kami mencoba untuk menyingkirkan virus dan malware di OS Windows. Sementara, Linux sedang berjuang untuk mendapatkan bagian yang layak dari pangsa pasar desktop,’’ terang Nadella.

Dia menyebut eksperimen Microsoft adalah win-win solution bagi pertumbuhan Microsoft dan Linux. Nadella menambahkan, Windows 10 telah mengambil beberapa fitur dari Linux. Jadi, sah kalau pihaknya memutuskan untuk berpindah ke tingkat berikutnya dengan mendistribusi OS Linux sendiri.

Meski bersifat guyonan, Microsoft menggarapnya dengan serius. Seperti perwajahan Miux yang dibuat sangat mirip dengan Windows 10. Untuk browsing, Microsoft tidak menyematkan Internet Explorer 11 atau produk terbarunya, Spartan. Tapi, dihadirkan perambah baru yang bernama Asterix.

Terpisah, Google Jepang juga tidak kalah gokil. Mereka memperkenalkan produk asisten baru berbentuk Panda. Produk bernama Google Panda itu berbentuk seperti boneka berukuran besar. Imut dan menggemaskan karena bisa diajak ’’berinteraksi’’. Itu bisa terjadi karena dibenamkan teknologi berbasi Google Now.
 
Google Now, asisten digital yang terdapat di hampir semua perangkat Android. Dan Google mengklaim bahwa Panda cocok digunakan oleh semua kalangan, dari anak kecil hingga orang lanjut usia.
          
Dalam blog Google Jepang, disebutkan asisten pribadi itu bisa menjawab berbagai pertanyaan dengan cepat. Hanya 0,3 detik untuk memberikan respon dari pertanyaan yang dilontarkan. Google juga membuatnya makin canggih karena bisa memahami 50 bahasa dunia.
          
Sama seperti Microsoft, Google juga tidak tanggung-tanggung dalam ’’menggoda’’ penggemarnya. Perusahaan asal Amerika Serikat itu membuat video peluncuran produk dengan serius. Menampilkan Chris Yerga selaku Vice President of Engineering Google yang memperkenalkan keunggulan produk. Jadi, terkesan Google Panda adalah betulan.
          
Google menyebut Panda tersebut lebih kuat dari ponsel. Tahan banting karena memiliki bulu yang tebal sebagai pelindung. Sehingga, komponen di dalamnya aman dari goncangan. Tertarik? Tidak perlu bingung menabung karena produk itu sebetulnya tidak pernah ada. (jon/mas)


JAKARTA – Ada-ada saja cara Microsoft dan Google dalam merayakan April Mop yang jatuh pada Rabu (1/4) kemarin. Kedua raksasa teknologi itu


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News