Ahok dan Djarot Akui Sertifikasi PSK Sulit Terealisasi

Ahok dan Djarot Akui Sertifikasi PSK Sulit Terealisasi
Ahok dan Djarot Akui Sertifikasi PSK Sulit Terealisasi

jpnn.com - JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama angkat bicara terkait wacana pemberian sertifikat bagi pekerja seks komersial (PSK). Pria yang akrab disapa Ahok itu memberikan contoh seperti yang ada di luar negeri.

Ahok melontarkan sertifikasi untuk PSK itu pada saat pelaksanaan rapat pimpinan (rapim) yang berlangsung di Balai Kota, Jakarta, Senin (27/4). "Kalau orang mau menjual diri, Anda harus ada sertifikat kayak di Jerman. Sehat atau enggak," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Selasa (28/4).

Meski demikian, Ahok mengakui idenya soal sertifikat bagi PSK tidak mungkin terealisasi. "Enggak bakalan jalan. Kita lebih demen PSK yang gelap-gelap setorannya banyak," ucapnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyebut wacana sertifikasi PSK yang disampaikan Ahok itu memang terkait kesehatan. "Itu Pak Ahok menyampaikan, di luar negeri, PSK itu ada sertifikatnya. Sertifikatnya sehat. Seperti di Jerman, di Hongkong," ucap Djarot.

Meski demikian mantan wali kota Blitar itu mengakui bahwa ide soal sertifikasi bagi PSK itu tentu sulit untuk diterapkan di Jakarta. Alasannya karena terkait dengan persoalan budaya dan sistem sosial.

"Kita harus menghargai sosial, sistem budaya, masyarakat yang berbeda-beda. Mungkin yang ada di Jerman, Hongkong, beda dengan yang ada di Indonesia," tandas Djarot.(gil/jpnn)


JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama angkat bicara terkait wacana pemberian sertifikat bagi pekerja seks komersial (PSK). Pria yang


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News