Anak Buah Prabowo: Presiden Cuma Jalan-jalan, Hamburkan Uang Negara

Anak Buah Prabowo: Presiden Cuma Jalan-jalan, Hamburkan Uang Negara
Anak Buah Prabowo: Presiden Cuma Jalan-jalan, Hamburkan Uang Negara

jpnn.com - JAKARTA - Politikus Partai Gerindra Desmond J Mahesa mengatakan bicara masalah perombakan (reshuffle) Kabinet Kerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, tak bisa lepas dari kemampuan Presiden menjalankan manajemen pemerintahan.

Anak buah Prabowo Subianto di Partai Gerindra ini menilai dalam posisi ini Presiden Jokowi tidak memiliki kemampuan mengendalikan menteri-menterinya. "Dalam konteks ini Jokowi tak mampu me-manage para menterinya. Karena tak mampu, sekarang ini para menterinya terjebak pada omongannya sendiri," kata Desmond di gedung DPR Jakarta, Selasa (5/5).

Dia mencontohkan pada Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar yang pada berbagai kesempatan mengatakan akan memberikan dana Rp 1 miliar per desa tapi tidak terealisasi karena tak pernah ada penyerahan uang sebesar itu.

"Ini yang bohong Marwan atau Jokowi? Sebenarnya saya tidak melihat persoalan di menteri-menterinya. Sekarang, saya melihat presiden jalan-jalan. Dia ngerjain apa? Cuma meresmikan tempat-tempat saja? Buang-buang uang negara saja," ujar Anggota Komisi III DPR ini.

Karenanya dia sepakat dengan penilaian bahwa masalah utama pemerintahan Jokowi-JK adalah bidang ekonomi dan hukum. Ini bisa dilihat pada konflik Partai Golkar dan PPP, yang seharusnya tak terjadi kalau Presiden Jokowi mengerti hukum.

"Kalau Presidennya bener (tidak ada kekacauan politik). Ini mencerminkan juga Presiden tak paham hukum, seperti kasus Golkar dan PPP, sekarang (kasus penyidik KPK) Novel Baswedan. Masalah reshuffle juga, ini ada ambisi kekuasaan orang-orang yang ingin masuk di pemerintahan," tutur politikus asal Dapil Banten ini.

Karenanya dia yakin reshuffle kabinet tidak akan memperbaiki keadaan. Karena masalah utamanya adalah ketidakmampuan Presiden Jokowi mengatur para menterinya. 

"Kalau Presiden-nya tidak mampu ya sama saja (percuma reshuffle). Kita harus melihat ini secara jernih, bicara tentang siapa di republik ini, top leader ini mampu gak. Reshuffle percuma, jika kepala management-nya tak siap," pungkasnya.(fat/jpnn)


JAKARTA - Politikus Partai Gerindra Desmond J Mahesa mengatakan bicara masalah perombakan (reshuffle) Kabinet Kerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News