Program Sejuta Rumah, Pemda Diminta Cepat Sediakan Tanah

Program Sejuta Rumah, Pemda Diminta Cepat Sediakan Tanah
Mendagri Tjahjo Kumolo. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Ferry Mursidan Baldan, menandatangani Nota Kesepakatan Kerjasama Gerakan Pembangunan Sejuta Rumah, di Kemdagri, Selasa (9/6).

Dalam sambutannya, Tjahjo berjanji akan meminta seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) agar mempercepat penyediaan tanah, menetapkan lokasi dan mempermudah perizinan.

Selain itu bagi perumahan PNS, Polri dan TNI, Tjahjo juga meminta agar lokasinya memiliki akses jalan dan transportasi yang baik, sehingga memudahkan aktivitas.

"Kami berharap Pemda-Pemda dapat berperan sebagai mana mestinya. Jangan asal sediakan lokasi, tapi jauh dari mana-mana, sulit sekali akses transportasinya. Karena ini untuk PNS, TNI dan Polri, jadi harus dipertimbangkan lokasinya,” kata Tjahjo.

Menurut Tjahjo, Program Sejuta Rumah tidak hanya bagi PNS, TNI dan Polri. Namun juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah seperti buruh, nelayan, dan juga wartawan.

"Pemerintah tak hanya memikirkan PNS dan TNI-Polri, tapi kami ingin agar bagi masyarakat berpenghasilan rendah juga dapat terlayani kebutuhan perumahannya,” ujar Tjahjo yang dalam kesempatan ini juga menandatangani MoU dengan BTN, BRI dan Realestat Indonesia.

Karena itu, pada program pembangunan sejuta rumah Tahun Anggaran 2015, kata Tjahjo, rencananya akan dilaksanakan melalui APBN dengan target 334 ribu unit. Sementara pembangunan dengan angggaran non APBN ditargetkan mencapai 666 ribu unit rumah.(gir/jpnn)

 


JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Menteri Agraria


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News