Pencuri Sarang Walet Digebuki dan Ditelanjangi Warga

Pencuri Sarang Walet Digebuki dan Ditelanjangi Warga
Pencuri Sarang Walet Digebuki dan Ditelanjangi Warga

jpnn.com - BONTANG - Tidak hanya merasakan sakit luar biasa, Hasanuddin juga harus menahan malu. Sebab, tak hanya bonyok dihajar massa, pria 36 tahun itu juga ditelanjangi dan diarak warga ke kantor polisi.

Semua itu harus diterima bapak tujuh anak karena tertangkap warga saat hendak mencuri sarang walet di Jalan Patimura RT 27 Kelurahan Api-Api, Bontang, Jumat (19/6) malam sekitar pukul 23.30 Wita.

Kronologis kejadiannya berawal ketika Hasanuddin berada di bangunan sarang walet sekitar pukul 20.30 Wita. Pria pengangguran itu naik ke atas bangunan dengan cara melemparkan tali yang terlebih dahulu diikat dengan kayu dan besi untuk pengait.

Nahas, saat menjalankan aksinya tersangka dipergoki oleh seorang warga. Sejurus kemudian, informasi itu pun sampai ke warga lainnya, termasuk Babinkamtibmas dan Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Kelurahan Api-Api. Dalam sekejap, bangunan walet itu langsung dikepung warga.

Tersangka yang berada di lantai atas diperintahkan untuk turun. Bahkan, Babinkamtibmas sampai mengeluarkan tembakan peringatan karena khawatir tersangka membawa senjata tajam (sajam) atau benda berbahaya lainnya. Namun, tersangka tidak keder juga dan memilih tetap bertahan di lantai atas.

Akhirnya, polisi dan warga pun memilih naik menjemput tersangka. Saat ditangkap, tersangka mencoba berontak. Warga yang geram akhirnya melancarkan bogem mentah ke arah tersangka. Di atas bangunan itulah, tersangka ditelanjangi. Beruntung warga masih "menyisakan" celana dalam untuk dikenakan tersangka.

"Kami dapat laporan kalau ada maling walet di atas bangunan. Setelah berkoordinasi, akhirnya kami mengepung dan melakukan penangkapan," kata Babinkamtibmas Api-Api, Bripka Hery Suprantiyo.

Usai ditangkap, Hasanuddin yang babak belur dan setengah bugil langsung diarak ke Mapolsek Bontang Utara. Demi kepentingan penyelidikan, tersangka pun langsung dijebloskan ke rumah tahanan (rutan).

BONTANG - Tidak hanya merasakan sakit luar biasa, Hasanuddin juga harus menahan malu. Sebab, tak hanya bonyok dihajar massa, pria 36 tahun itu juga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News