Bocah 6 Tahun Sering Ditampar, Dicambuk dan Dilempar Tante Sendiri

Bocah 6 Tahun Sering Ditampar, Dicambuk dan Dilempar Tante Sendiri
Ilustrasi. FOTO: dok

jpnn.com - GRESIK - Kisah pilu menimpa Luna (bukan nama sebenarnya). Bocah enam tahun asal Driyorejo, Gresik, tersebut kehilangan keceriaan masa kanak-kanaknya setidaknya selama setahun terakhir. Dalam kurun waktu itu, bocah yang masih sekolah di TK kelas B tersebut kerap disiksa tantenya sendiri, Siti Masturah Ulfa.

Kasus tersebut terungkap setelah Satreskrim Polres Gresik menangkap perempuan 40 tahun itu di rumahnya di kompleks Perumahan Sumput Asri, Driyorejo. Ibu dua anak tersebut tidak melawan dan hanya pasrah saat digelandang ke kantor polisi kemarin (30/7).

Menurut Kapolres Gresik AKBP Ady Wibowo, siksaan yang dialami Luna tidak hanya berupa fisik, tetapi juga psikis. ''Sedikit-sedikit dianiaya,'' ucap mantan Kasatsabhara Polrestabes Surabaya tersebut.

Dari keterangan korban dan hasil visum, Luna mengalami penyiksaan, mulai dicubit, ditampar, dicambuk dengan ikat pinggang, hingga dilempar dengan perkakas rumah. Perlakuan kasar yang terjadi nyaris setiap hari itu membuat wajah bocah enam tahun tersebut memar-memar. Bagian punggung, perut, dan kaki penuh bekas luka cubit.

Selain itu, tugas yang diberikan Ulfa tidak selayaknya dibebankan kepada bocah sekecil itu. Luna harus menyapu, mengepel, membersihkan kamar mandi, mencuci, hingga memijat bibinya. ''Tak kenal waktu dan kejam. Salah sedikit langsung dicambuk,'' ucap AKBP Ady Wibowo. (yad/ayi)


GRESIK - Kisah pilu menimpa Luna (bukan nama sebenarnya). Bocah enam tahun asal Driyorejo, Gresik, tersebut kehilangan keceriaan masa kanak-kanaknya


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News