Innalillahi, Dua Pembina Pramuka Tewas Dalam Pembukaan Jambore Jawa Tengah

Innalillahi, Dua Pembina Pramuka Tewas Dalam Pembukaan Jambore Jawa Tengah
Innalillahi, Dua Pembina Pramuka Tewas Dalam Pembukaan Jambore Jawa Tengah

jpnn.com - SEMARANG - Jambore Daerah XIV Kwarda Jawa Tengah 2015 di Lemdikada Candra Birawa, Karanggeneng, Gunungpati, Semarang, berlangsung dalam suasana duka. Dua pembina pramuka asal Pati tewas mengenaskan. Mobil yang dikendarai tertimpa truk yang nggelondor di tanjakan, tepat di depan lokasi Jambore. 

Kedua pembina tersebut menjadi korban kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Ungaran-Gunungpati (Jalan Muryanto, red) pada Kamis (30/7) malam, saat akan menghadiri Jambore yang sedianya dimulai Sabtu (1/8) hari ini hingga tanggal 6 Agustus 2015. 

Kedua korban diketahui bernama Sukoco (50), warga Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, dan Siti Munjaenab (50), warga Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Keduanya tewas di lokasi kejadian lantaran mobil yang ditumpanginya terjepit bagian belakang truk pengangkut arang bernomor polisi K 1831 AD dan sebuah pohon Mahoni berdiameter sekira 1 meter. 

Sementara sopir mobil Avanza warna hitam, B 1088 EVE, bernama Ateng Sukijan (50), warga Panggung Royom, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, selamat dari insiden maut tersebut.

Identitas masing-masing korban, Sukoco adalah Kepala Sekolah di SD Tambahmulyo, Jakenan, Pati, Siti Munjaenab adalah guru di SMP 1 Tlogowungu, Pati, dan Ateng yang mengemudikan mobil nahas tersebut adalah Sekretaris Desa (Sekdes) Panggung Royom. Saat kejadian, Sukoco duduk di depan samping sopir, sedangkan Munjaenab berada di belakang.

Insiden maut tersebut terjadi sekitar pukul 19.00. Awalnya truk Fuso pengangkut puluhan karung arang melintas di Jalan Ungaran-Gunungpati, sampai di jalan menanjak Karanggeneng, tepatnya di depan Lemdikada Candra Birawa, Kwartir Daerah Jawa Tengah, tidak kuat menanjak dan berhenti. 

Truk yang dikemudikan Kusmadi (63), warga Desa Temulus RT 04 RW 02, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus  tersebut sempat mengerem, sedangkan sang kernet turun untuk mengganjal ban.

Tapi sayang, usaha tersebut tak mampu menahan berat truk yang sarat muatan. Truk tersebut justru nggelondor  deras ke bawah. Bersamaan itu di belakang truk melaju mobil Toyota Avanza yang dikendarai para korban. 

SEMARANG - Jambore Daerah XIV Kwarda Jawa Tengah 2015 di Lemdikada Candra Birawa, Karanggeneng, Gunungpati, Semarang, berlangsung dalam suasana duka.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News