Cari Dukungan untuk Masuk F1, Rio Haryanto Temui Jokowi

Cari Dukungan untuk Masuk F1, Rio Haryanto Temui Jokowi
Rio Haryanto dan Presiden Joko Widodo. Foto: Rumah Tangga Kepresidenan

jpnn.com - JAKARTA - Pembalap muda Rio Haryanto menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/8). Pemuda berusia 22 tahun asal Solo itu datang mengaku butuh dukungan dari presiden dan pihak lain agar ia bisa berlaga di Formula 1 (F1).

“Saya sangat berterima kasih diberi waktu bertemu presiden. Pertemuannya berlangsung sangat positif di mana bapak melihat ada prospek ke F1 dan bapak mendukung saya bisa naik ke F1,” ujar Rio usai bertemu presiden.

Dalam pertemuan itu, Rio ditemani Dirut Pertamina Dwi Soetjipto, Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo dan Menpora Imam Nahrawi. Pembalap kelahiran Surakarta ini hampir berhasil balapan di F1 setelah tiga musim berlaga di Seri GP2.

Namun, katanya, untuk masuk F1 membutuhkan dana yang tidak sedikit. Yaitu sekitar Euro 15 juta-20 juta atau sekitar Rp 225 miliar hingga Rp 300 miliar.

Menurutnya, nilai itu untuk kontrak dengan salah satu tim F1 papan atas. Karena itu, Rio sangat mengharapkan dukungan banyak pihak.

“Kami tetap berharap juga kepada pihak yang lain untuk mewujudkan Indonesia masuk ke F1 dan ini akan jadi sejarah tidak hanya buat saya, tapi juga Indonesia. Jadi sangat positif,” imbuhnya.

Rio menjelaskan, sudah ada tiga tim yang mengajaknya bergabung dengan biaya kontrak yang berbeda. Mereka kesengsem ketika Rio menjadi juara pertama dalam laga GP2 di Bahrain, Austria dan Inggris.  

Namun, ia enggan merinci tim yang mengajukan tawaran untuk bisa berlaga di F1 itu. Ia hanya berharap tahun dengan bisa masuk di F1 bersama salah satu dari tiga tim itu.

JAKARTA - Pembalap muda Rio Haryanto menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/8). Pemuda berusia 22 tahun asal Solo itu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News