Mahathir Mohamad di Belakang Demo Anti-PM Najib Razak?

Mahathir Mohamad di Belakang Demo Anti-PM Najib Razak?
Ilustrasi demonstrasi di Kuala Lumpur. Foto: AFP

jpnn.com - KUALA LUMPUR - Kota Cantik Kuala Lumpur, hari ini kembali dalam suasana menegangkan. Sejak Sabtu (29/8) hingga Minggu (30/8) siang ini, jalanan utama di ibu kota Malaysia tersebut berubah menjadi Lautan Kuning, disesaki massa anti-PM Najib Razak, yang berunjuk rasa mengenakan baju berwarna kuning sebagai dress code-nya.

Aksi protes ribuan warga Malaysia ini dipicu oleh rumor korupsi Najib. PM Malaysia berdarah bangsawan Makassar ini dituding menerima megatransfer uang senilai USD 600 juta (setara dengan Rp 8,4 triliun) ke rekening pribadinya.

Demonstran yang salah satunya berasal dari Bersih (salah satu kelompok pegiat antirasuah di Malaysia) meminta Najib untuk segera mundur. Dirangkum dari AFP dan Reuters, Minggu (30/8), ratusan pendemo bahkan bermalam di pusat kota Kuala Lumpur setelah hari pertama unjuk rasa. 

Pasukan keamanan bertambah, truk anti huru-hara berlapis. Pada hari pertama berlalu tanpa laporan kekerasan. Di hari kedua ini, mayoritas kelompok demonstrasi juga masih adem, lebih banyak berdoa. Pemerintah kota sempat menolak izin aksi Bersih. Pemerintah juga sudah memblokir akses ke situs Bersih.

Para pengunjuk rasa, yang jumlahnya membengkak menjadi puluhan ribu, sangat senang ketika mantan pemimpin Mahathir Mohamad membuat penampilan yang mengejutkan.

Mahathir Mohamad di Belakang Demo Anti-PM Najib Razak?

Mantan PM Malaysia, Mahathir Mohamad, saat tiba di lokasi demonstrasi anti-PM Najib Razak. Foto: AFP

Bersih mengatakan mendapat dukungan terbuka dari Mahathir. "Ini dorongan bagi kita bahwa ia mengakui bahwa korupsi tidak baik bagi perekonomian. Ini menunjukkan dukungan untuk Bersih," kata salah seorang pemimpin Bersih, Maria Chin Abdullah.

KUALA LUMPUR - Kota Cantik Kuala Lumpur, hari ini kembali dalam suasana menegangkan. Sejak Sabtu (29/8) hingga Minggu (30/8) siang ini, jalanan utama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News