Awas, Sakit Kepala Selama Kehamilan bisa Bahaya

Awas, Sakit Kepala Selama Kehamilan bisa Bahaya
Ilustrasi.

jpnn.com - SAKIT dan nyeri selama kehamilan merupakan hal yang biasa. Namun sebuah studi baru menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengalami sakit kepala selama kehamilan patut merasa khawatir.

Para peneliti dari Montefiore Health System and the Albert Einstein College of Medicine and Yeshiva University, telah menemukan bahwa jika seorang wanita hamil dengan tekanan darah tinggi dan tidak memiliki riwayat sakit kepala kemudian tiba-tiba sakit kepala yang cepat, maka ia mungkin beresiko mengalami preeklampsia atau komplikasi kehamilan lainnya. 

"Studi kami menunjukkan bahwa dokter harus memperhatikan ketika seorang wanita hamil tiba-tiba mengeluhkan sakit kepala parah," kata peneliti Dr. Matthew S. Robbins, seperti dikutip dari Fox News, Senin (31/8).

Interaksi abnormal pembuluh darah yang memasok plasenta bisa menyebabkan preeklamsia, yang biasanya terjadi selama trimester kedua atau ketiga kehamilan. 

"Pasien harus dirujuk untuk segera melakukan neuroimaging dan pemantauan untuk preeklampsia," imbuh profesor neurologi klinis di Einstein, Jack D. Weiler.

Robbins dan timnya mengkaji catatan medis dari setiap wanita hamil yang dilaporkan memiliki sakit kepala dan telah dirujuk untuk konsultasi neurologis di Rumah Sakit Weiler selama periode lima tahun. Mereka memilih 140 peserta studi yang rata-rata usianya 29 tahun. 

Hasilnya, sembilan puluh satu dari 140 peserta memiliki sakit kepala primer, 90 persen di antaranya adalah migrain. Empat puluh sembilan peserta memiliki sakit kepala sekunder, 51 persen dari yang telah didiagnosis dengan tekanan darah tinggi yang berhubungan dengan kehamilan, termasuk 38 persen wanita yang didiagnosis dengan preeklamsia.

"Pada sebagian besar pasien ini, tekanan darah tinggi mereka disebabkan oleh preeklamsia," pungkas Robbins. (fny/jpnn)

SAKIT dan nyeri selama kehamilan merupakan hal yang biasa. Namun sebuah studi baru menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengalami sakit kepala selama


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News