Dolar Masih Kuat, Harga Laptop Naik

Dolar Masih Kuat, Harga Laptop Naik
Ilustrasi. Dok.JPNN

jpnn.com - TERNATE - Masih bertahannya dolar Amerika Serikat (AS) di level Rp14 ribu per 1 USD, membuat harga laptop di Kota Ternate naik.

Kepada Malut Post (JPG), pengelola Mars Com, Arlen, menuturkan kenaikan harga komputer sudah terjadi sebelum dolar menyentuh angka Rp14 ribu. Setelah rupiah semakin tertekan, harga laptop kembali naik termasuk suku cadangnya.

“Perusahaan menaikan harga sehingga vendor harus melakukan penyesuaian dan berimbas juga kepada kami,” tuturnya, kemarin.

Dia mencontohkan harga hardisk 320 yang sebelumnya Rp680 ribu, naik menjadi Rp700 ribu. Harga laptop Toshiba C 40 harganya naik dari Rp 4 jutaan menjadi Rp 5 jutaan.

Laptop Acer  ukuran 11 inchi sebelumnya Rp3.750.000, naik menjadi Rp3.900.000 dan yang berukuran 14 inchi naik dari Rp4,2 juta menjadi Rp 4,5 juta. “Harga laptop Asus juga naik. Harganya hampir sama dengan Acer,” katanya.

Meskipun demikian, harga suku cadang komputer buatan dalam negeri harganya tak naik. Misalnya mainboard harganya stabil. Printer merek Canon berkisar antara Rp600 ribu - Rp700 ribu, printer yang dilengkapi mesin fotocopy harganya bervariasi antara Rp1 juta hingga Rp1,1 juta, printer Epson antara Rp1,8 juta hingga Rp2 juta lebih.

Dia menambahkan saat ini pembeli sedikit berkurang, sehingga omsetnya juga turun. “Barang saya dipasok dari Manado, Surabaya dan Jakarta,”pungkas Arlen.

Sementara menurut pemilik Intertech Computer,  Irwan, harga barang miliknya juga naik. Laptop Acer 11 inchi harganya saat ini Rp3.650.000  sebelum itu Rp3.625.000. Asus 11 inchi harganya naik dari Rp3.330.000 menjadi Rp3.360.000. Meskipun kenaikan harganya tak terlalu tinggi, namun dia mengaku omsetnya berkurang antara 30 hingga 40 persen.

TERNATE - Masih bertahannya dolar Amerika Serikat (AS) di level Rp14 ribu per 1 USD, membuat harga laptop di Kota Ternate naik. Kepada Malut Post

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News