Gara-gara Kabut Asap Minta Merdeka, Ini Reaksi Danrem

Gara-gara Kabut Asap Minta Merdeka, Ini Reaksi Danrem
Kota Pekanbaru tertutup kabut asap. Kualitas udara di Riau sepekan lebih sudah berada di level berbahaya. Riau akhirnya ditetapkan darurat bencana asap. Foto: Hadly Vavaldy/Pekanbaru Pos/JPNN

jpnn.com - PEKANBARU - Tuntutan Riau Merdeka kembali bergema lantaran pemerintah pusat dianggap lelet menangani kabut asap yang kian pekat. Danrem 031 Wirabima, Brigjen TNI Nurendi M.Si pun angkat bicara.

Nurendi yang juga menjabat sebagai Incider Comander Satgas Karlahut Riau, membantah bila ada pergerakan-pergerakan ke arah 'Riau Merdeka'.

''Tidak ada hal itu. Tak ada, tak ada,'' tegasnya pada Pekanbaru Pos (Grup JPNN) dengan nada tinggi.
 
Menurut Nurendi, daripada masyarakat Riau memikirkan soal merdeka, lebih baik fokus bersama-sama membantu pemerintah menangani bencana kabut asap.

''Marilah semua elemen masyarakat, kita berfikir ke penanganan kabut asap ini demi masyarakat,'' ajak Nurendi.

Disampaikannya, saat ini bukan masyarakat Riau saja yang merasakan derita akibat kabut asap. Bencana yang sama juga tengah dirasakan masyarakat di Sumatera bagian tengah termasuk Kalimantan. ''Jadi tak usahlah berfikir seperti itu (Gerakan Riau Merdeka),'' sebutnya.

Dikatakannya, semua elemen pemerintah saat ini tengah berkonsentrasi penuh membebaskan Riau dari derita bencana asap. ''Kita akan layani permasalahan masyarakat,'' tutupnya. (abe/don/res/yus)

 


PEKANBARU - Tuntutan Riau Merdeka kembali bergema lantaran pemerintah pusat dianggap lelet menangani kabut asap yang kian pekat. Danrem 031 Wirabima,


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News