Prajurit Kostrad Tewas di Poso, Istri Diminta Bersolek, Anak Dapat Lambaian Ayah

Prajurit Kostrad Tewas di Poso, Istri Diminta Bersolek, Anak Dapat Lambaian Ayah
Rekan korban memperlihatkan foto hidup Praka Makmur saat menjalani latihan rutin TNI di Parepare. POJOKSULSEL/HAERUL AMRAN

jpnn.com - MAKASSAR – Tak ada firasat apapun yang dirasakan oleh keluarga Praka Makmur, satu dari lima prajurit TNI yang meninggal dalam kecelakaan maut truk Kostrad di Poso, Sulteng, Minggu (15/11). Hanya sang istri sempat diminta olehnya untuk bersolek. 

Istri Praka Makmur, Andi Irmayani, tak sedikit pun memiliki firasat bahwa suaminya akan meninggal dunia dalam peristiwa kecelekaan tunggal di Poso. Praka Makmur hanya berpesan kepada Irmayani untuk mempercantik dirinya.

“Tidak ada tanda tanda. Cuma disuruh mempercantik diri oleh suaminya,” kata Abdul Azis, mertua Praka Makmur di Bandara Hasanuddin Makassar kepada Pojoksulsel (grup JPNN).

Tapi, usai kejadian, anak Praka Makmur yang bernama Rafa, pada Minggu (15/11) pagi sempat bermimpi ayahnya datang sambil melambaikan tangan dan main mata ke dirinya.

“Ayah, ayah datang. Jadi saya tanya ayah bilang apa? Terus anaknya bilang, ayah dada saya sambil main mata. Ternyata itu pertanda bahwa Praka Makmur telah meninggal dunia,” tambah Abdul Azis.

Jenazah Praka Makmur akan disemayamkan di rumah duka Jalan Ganggawa, Kel Ujung Bulu, Kec Ujung, Parepare, sebelum dimakamkan.(pojoksulsel/dkk/jpnn)


MAKASSAR – Tak ada firasat apapun yang dirasakan oleh keluarga Praka Makmur, satu dari lima prajurit TNI yang meninggal dalam kecelakaan maut


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News