Dalam Catatan Perjalanan Pendaki Inilah, Freeport Menemukan 'Peta Harta Karun' Papua

Dalam Catatan Perjalanan Pendaki Inilah, Freeport Menemukan 'Peta Harta Karun' Papua
Jean Jacques Dozy, Anton Colijn dan Frits Wissel di Pegunungan Jayawijaya, Papua, 1936. Foto: Arsip Nasional Belanda.

jpnn.com - PADA 1966 rombongan eksekutif PT Freeport menyambangi Julius Tahija ke Jakarta. Topik perundingan seputar harta karun tanah Papua.

Wenri Wanhar - Jawa Pos National Network

Selama di Jakarta, sebagaimana dikisahkan Julius Tahija, rombongan dari Amerika itu menginap di Hotel Indonesia. 

"Sesudah pertemuan saya dengan para eksekutif Freeport, saya menelepon teman yang pada saat itu menjabat Menteri Pertambangan dan Perminyakan," tulis Tahija dalam otobiografinya Julius Tahija.

Apakah yang dimaksud adalah Ibnu Sutowo, Menteri Pertambangan dan Migas, pada 1966? Tahija tak menyebut nama. 

"Dia (Menteri Pertambangan--red) akan melakukan kunjungan ke Amsterdam. Saya dan orang-orang Freeport segera terbang ke sana untuk membicarakan Ertsberg," kenang Tahija.

Erstberg?

Erstberg berada dekat puncak Gunung Zaagkam. Tinggi puncak itu mencapai sekitar 4.830 meter. Termasuk gunung tertinggi di antara Pegunungan Himalaya dan Andes.

PADA 1966 rombongan eksekutif PT Freeport menyambangi Julius Tahija ke Jakarta. Topik perundingan seputar harta karun tanah Papua. Wenri Wanhar -

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News