Suami dengan Gairah Berlebihan itu Makin Aneh, Minta Jalur Belakang, Hingga Direkam

Suami dengan Gairah Berlebihan itu Makin Aneh, Minta Jalur Belakang, Hingga Direkam
Ilustrasi. RADAR SURABAYA

jpnn.com - MEMILIKI suami dengan gairah bercinta berlebihan membuat Karin (bukan nama sebenarnya), 48, sedikit maklmum. Dia lama-lama tak mempermasalahkan Donjuan (juga nama samaran), 50, sang suami yang suka jajan perempuan lain. Karin tahu diri, sang istri dirinya tak bisa mengimbangi gairah suaminya.  

Tapi, ketika dibiarkan, Donjuan justru semakin brutal. Ada saja ulahnya yang membuat Karin heran. Bahkan, orientasi Donjuan bahkan mulai berubah. Mintanya yang aneh-aneh. Mulai dari minta gaya jalur aman sampai minta jalur belakang. 

“Yang aneh itu, dia mulai suka merekam hubungan badan dengan saya. Sebelumnya itu nggak pernah gitu, dua tahun ini mulai ada yang aneh,” cerita Karin. 

Usut punya usut, ternyata bukan hanya Karin saja yang dibegitukan. Melainkan juga saat bersama perempuan-perempuan bayarannya. Di ponselnya, ternyata banyak rekaman video yang dibuat Donjuan bersama perempuan yang ia sewa. 

Karin pun muntap. Marahnya sudah di ubun-ubun. Ia tidak bisa mentolerir lagi. Terlebih karena ternyata Donjuan puya kelainan seks seperti itu. “Kadang dia liat ulang rekamannya sendiri. Siapa perempuan normal yang rela lihat suaminya gendheng macam Donjuan. Saya jijik aja,” katanyya. 

Karin sempat meminta agar Donjuan menghapus koleksi video mesumnya. Sebab, ia takut kalau kalau ada anak-anak mereka yang tak sengaja membuka file itu di handphone Donjuan. 

“Tapi Donjuan kukuh tidak mau menuruti permintaan saya. Malah nyalahkan saya, karena sudah nggak berpower kayak dulu. Edan kan,” pungkas Karin. 

Karin pun akhirnya memutuskan untuk mengugat cerai laki-laki yang berprofesi sebagai karyawan di salah satu kantor berita itu. Ia memilih mendaftarkan perceraiannya ke Pengadilan Agama (PA), Jalan Kentintang Madya. (*/opi)


MEMILIKI suami dengan gairah bercinta berlebihan membuat Karin (bukan nama sebenarnya), 48, sedikit maklmum. Dia lama-lama tak mempermasalahkan Donjuan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News