Mantan Diplomat Malaysia Mengaku Bersalah Atas Tindak Seksual di Selandia Baru

Mantan Diplomat Malaysia Mengaku Bersalah Atas Tindak Seksual di Selandia Baru
Mantan Diplomat Malaysia Mengaku Bersalah Atas Tindak Seksual di Selandia Baru

Seorang mantan diplomat asal Malaysia mengaku bersalah atas tindakan seksual terhadap seorang wanita Selandia Baru, dimana sang diplomat masuk ke dalam kamar sang wanita dengan tidak mengenakan apapun dari pinggang ke bawah.

Mohammed Rizalman bin Ismail  adalah atase militer di Kedutaaan Malaysia di Wellington ketika insiden tersebut terjadi tahun lalu, dan kasusnya menjadi pemberitaan internasional ketika bin Ismail kembali ke Malaysia menggunakan hak kekebalan diplomatik.

Rizalman akhirnya diekstradisi ke Selandia Baru dan disidangkan dengan tuduhan hendak melakukan pemerkosaan dan perampokan.

Mantan Diplomat Malaysia Mengaku Bersalah Atas Tindak Seksual di Selandia Baru
Mohammed Rizalman bin Ismail menjadi terdakwa di pengadilan di Wellington. (AFP)

Namun dalam sidang pertama hari Senin (30/11/2015), dakwaan awal akhirnya digugurkan setelah terdakwa berusia 39 tahun tersebut mengakui satu tuduhan melakukan tindak tidak senonoh terhadap wanita asal Wellington Tania  Billingsley.

Pengacara Rizalman, Donald Stevens mengatakan adanya hal-hal yang bisa menjadi 'pemaaf' atas tindakan tersebut tersebut gangguan mental, namun pihak penuntut membantah hal tersebut.

Dalam keterangan di sidang disebutkan bahwa 9 Mei tahun lalu, Billingsley berada di rumahnya di Brooklyn, daerah yang sama dengan lokasi Kedutaan Malaysia, ketika dia mendengar suara ketukan di kamar tidurnya.

Rizalman kemudian masuk tanpa mengenakan celana panjang maupun celana dalam. Billingsley kemudian menjerit dan terlibat pergumulan dengan Rizalman, sebelum dia berhasil mendorongnya keluar rumah sebelum menelpon polisi.

Seorang mantan diplomat asal Malaysia mengaku bersalah atas tindakan seksual terhadap seorang wanita Selandia Baru, dimana sang diplomat masuk ke

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News