Empat Perusahaan Tutup di Indonesia, ini Komentar Menteri Hanif

Empat Perusahaan Tutup di Indonesia, ini Komentar Menteri Hanif
Menaker Hanif Dhakiri. Foto: Natalia Fatimah Laurens/ JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengimbau agar para buruh tidak panik menanggapi tutupnya pabrik beberapa perusahaan asing di Indonesia. Seperti Panasonic, Toshiba, Ford dan Harley Davidson. Menurut Hanif, dibanding empat perusahaan besar yang tutup tersebut, masih banyak perusahan-perusahaan lain yang baru dibuka.   

"Enggak banyak banget (perusahaan yang tutup-red), memang ada, kan lapangan kerja yang baru yang buka kan lebih banyak," ujar Hanif di kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat (12/2).

Sementara mengenai pekerja yang terdampak PHK, Hanif belum tahu ke mana mereka akan direlokasi. Namun yang pasti, Hanif meminta agar pemberitaan mengenai tutupnya empat perusahaan tersebut tidak terlalu dibesar-besarkan.

Pemerintah sambung Hanif, sejauh ini terus berupaya agar tidak ada pengangguran massal. Sebisa mungkin, perusahaan diimbau untuk tidak melakukan PHK besar-besaran dan menempuh opsi lain. Misalnya dengan mengurangi fasilitas pekerja di level atas

"Kami sudah minta didialogkan secara biparti. Jadi kalau ada skema-skema efisiensi yang lain itu yang harus diambil. Jangan dibilang banyak atau gelombang. Kan ada ribuan perusahaan baru. Makanya cara melihat banyak atau tidaknya yang benar, jangan takut-takuti rakyat," tandas Hanif. (chi/jpnn)

 


JAKARTA - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengimbau agar para buruh tidak panik menanggapi tutupnya pabrik beberapa perusahaan asing di Indonesia.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News