Ratusan Warga Terisolasi Akibat Longsor

Ratusan Warga Terisolasi Akibat Longsor
Longsor di Karanganyar, Jawa Tengah. Foto: Radar Solo

jpnn.com - KARANGANYAR – Ratusan warga Dusun Pengkok dan Dusun Pondok, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso makin susah gara-gara longsor susulan dari bukit Tasin yang lebih besar terjadi dini hari kemarin, Jumat (12/2). Material tanah menerjang bangunan di sekitarnya termasuk sebanyak 15 unit tiang listrik. Akibatnya aliran listrik putus total.

Satu unit ekskavator  milik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar yang disiagakan untuk mengeruk material longsor sebelumnya, Rabu (10/2), ikut tersapu sejauh 200 meter ke aliran Sungai Jlantah di bawah bukit Tasin.

Kepala Desa Beruk Sartono mengungkapkan, longsor susulan terjadi sebanyak tujuh kali mulai pukul 01.00 hingga pukul 04.00. Getaran juga dirasakan warga yang tinggal sekitar 500 meter dari titik longsor.

”Longsor memutus jembatan penghubung Desa Wonorejo dengan Desa Beruk. Rumah milik Supriyanto di Dusun Jengglong, Wonorejo rusak berat. Namun tidak ada korban jiwa,” jelas Sartono kemarin.

Warga semakin terisolasi karena jalan alternatif ikut ambrol karena posisinya tepat berada di atas bukit Tasin. Sedangkan untuk penerangan sementara, mereka memanfaatkan listrik dari genset bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar.

“Masyarakat tidak dapat beraktivitas, perekonomian lumpuh, pelajar diliburkan,” imbuh Sartono.

Longsoran tanah dengan panjang 1,5 kilometer, lebar 100 meter dan kedalaman 50 meter juga mengancam dua dusun lainya di bawah bukit Tasin, yakni Dusun Jengglong di Desa Wonorejo dan Dusun Kambangan di Desa Beruk yang dihuni ratusan jiwa.

”Warga dua dusun ini mulai was-was terjadi longsor susulan,” tegas kades.

KARANGANYAR – Ratusan warga Dusun Pengkok dan Dusun Pondok, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso makin susah gara-gara longsor susulan dari bukit

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News