23 Ribu Penyuluh Pertanian Minta Dijadikan PNS

23 Ribu Penyuluh Pertanian Minta Dijadikan PNS
Pengurus Forum Komunikasi THLTBPP sengaja sowan ke Kantor KemenPAN-RB, Selasa (22/3). Foto: Mesya Muhammad/JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Sebanyak 23 ribuan tenaga harian lepas penyuluh pertanian (THLPP) minta pemerintah menepati janji mengangkat mereka menjadi PNS. 

Menurut Ketua Forum ‎Komunikasi THLTBPP Dedi Lafian, pemerintah sudah menjanjikan proses pengangkatan CPNS tenaga penyuluh pertanian dimulai April. Hanya saja pengangkatannya dilakukan bertahap.

"Sesuai pembicaraan Mentan dan MenPAN-RB, ada 10 ribuan tenaga penyuluh pertanian yang diangkat duluan pada April mendatang. Kami ke Kantor KemenPAN-RB untuk mengecek proses rekrutmennya," kata Dedi kepada JPNN, Selasa (22/3).

Dia menyebutkan, 25 korda Forum Komunikasi THLTBPP sengaja sowan ke Kantor KemenPAN-RB untuk mendapatkan informasi sudah sejauh mana proses pengangkatannya. 

"Kami hanya berpatokan pada janji dua menteri ini. Ini tinggal dua pekan lagi sudah Juli, kok belum ada tanda rekrutmen," ujarnya.

Dedi menegaskan, pihaknya tetap bersikeukeuh diangkat PNS dan menolak di P3-kan. "Kami maunya PNS, kalau P3K (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) kami belum tahu modelnya seperti apa. Kalau sistemnya kontrak, apa bedanya dengan yang sekarang," cetusnya.

Dedi dan rekan-rekannya berharap baik Mentan maupun MenPAN-RB tidak sebatas omongan dan memberikan janji-janji. (esy/jpnn)


JAKARTA - Sebanyak 23 ribuan tenaga harian lepas penyuluh pertanian (THLPP) minta pemerintah menepati janji mengangkat mereka menjadi PNS. 


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News