Si Ngeri-ngeri Sedap Jadi Korban Hakim Artidjo Cs

Hukuman Diperberat Jadi 12 Tahun

Si Ngeri-ngeri Sedap Jadi Korban Hakim Artidjo Cs
Sutan Bhatoegana. Foto: dok jpnn

jpnn.com - JAKARTA - Si Ngeri-ngeri Sedap, Sutan Bhatoegana diperberat hukumannya oleh Mahkamah Agung menjadi 12 tahun dari sebelumnya 10 tahun. Hal itu lantaran kasasinya selaku terdakwa kasus gratifikasi ditolak oleh majelis hakim agung yang diketuai Artidjo Alkostar. 

"Benar, sudah putus (kasasi Sutan)," ujar Juru Bicara MA Suhadi saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (13/4).

Dalam putusannya, majelis hakim menolak kasasi Sutan dan mengabulkan kasasi yang dimohonkan oleh jaksa penuntut umum (JPU). Selain hukuman fisik, majelis hakim juga memutus mencabut hak-hak politik pada diri politisi Partai Demokrat tersebut.

Sutan saat menjabat ketua Komisi VII DPR terbukti menerima hadiah atau gratifikasi dari Sekjen Kementerian ESDM Waryono Karno sebesar USD 140 ribu dan USD 200 ribu dari Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini.

Sutan juga dinyatakan terbukti menerima satu unit tanah dan bangunan seluas 1.194,38 meter persegi di Medan, Sumatera Utara dari Komisaris PT SAM Mitra Mandiri Saleh Abdul Malik.

Di tingkat pertama, Sutan divonis dengan pidana 10 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta. Vonis kemudian diperberat pada tingkat banding oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan hingga ke tingkat MA. (rmol/dil/jpnn)



Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News