Kepala BNNP: Ini Permainan Oknum yang Menjebak Saya

Kepala BNNP: Ini Permainan Oknum yang Menjebak Saya
Tampak suasana saat razia narkotika dan obat-obat berbahaya (Narkoba) di salah satu tempat hiburan malam di Kota Ternate, Minggu (17/4) dini hari. FOTO: Malut Post/JPNN.com

jpnn.com - TERNATE - Tak puas, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Malut, Kombes (Pol) Elly Djamaludin kembali membantah jika dirinya terjaring razia narkotika dan obat-obat berbahaya (Narkoba) di salah satu tempat hiburan malam di Kota Ternate, Minggu  (17/4) dini hari.

Dia bahkan menuding kalau ada oknum tertentu yang sengaja menjebaknya. “Saya sama sekali tidak melakukan hal itu. Ini permainan oknum-oknum tertentu yang coba menjebak saya,” kata Ely, Senin (18/4) seperti dilansir Malut Post (Grup JPNN).

Elly mengatakan, jika keberadaannya di salah satu Room Manchester United Royal Kafe justru ikut turun dalam operasi tersebut. Hanya saja, kata dia, dirinya tidak bersama dengan tim operasi gabungan.

“Tim datang saya sudah ada di tempat hiburan, tepat di salah satu Room bernama Manchester United,” aku Elly.

Karena itu, kata dia, sangat aneh jika dirinya dituding kena razia. Apalagi, kata dia, untuk menandatangani surat perintah operasi dari BNNP adalah dari dirinya.

“Karena itu, mana mungkin saya terkena razia. Jadi, saya katakan ini tidak benar," tandasnya.

Elly bahkan mengatakan, jika dirinya sukses memimpin BNNP Malut. “Saya bekerja dengan niat yang baik. Tapi, biarlah masyarakat yang menilai. Bagaimana kinerja seorang Elly Djamaludin selama ini,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala BNNP Maluku Utara (Malut) Kombes (Pol) Elly Djamaluddin terjaring razia narkotika dan obat-obat berbahaya (Narkoba) di salah satu tempat hiburan malam di Kota Ternate, Minggu (17/4) dini hari. 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News