Ini Alasan Waria Menyamar jadi Polwan

Ini Alasan Waria Menyamar jadi Polwan
Seorang waria bernama Fandi Farmadi (22) ditangkap aparat kepolisian Polres Ternate, Selasa (19/4). Andi ditangkap karena menyamar sebagai polwan gadungan. FOTO: Malut Post/JPNN.com

jpnn.com - TERNATE - Seorang waria bernama Fandi Farmadi (22) ditangkap aparat kepolisian Polres Ternate, Selasa (19/4). Ia ditangkap sekitar pukul 10.20 WIT karena menyamar sebagai polwan gadungan.

Kanit Tipikor Reskrim Polres Ternate Ipda Indah Fitria Dewi yang menangani kasus ini mengungkapkan, pelaku berasal dari Kelurahan Ubo-ubo. Menurutnya, setelah diinterogasi, pelaku mengaku telah lama menyamar sebagai polisi gadungan.

Untuk seragam yang ia kenakan itu, pelaku mengaku beli sendiri. Bahkan pelaku mengaku merupakan polwan dari Jawa yang dipindahkan ke Mapolda Malut.

“Setelah dikonfirmasi ke Polda ternyata pengakuannya tidak benar, ia juga tidak memiliki KTA,,” kata Ipda Indah seperti dilansir Malut Post (Grup JPNN).

Menurut Indah, pelaku melakukan hal ini (menyamar, red) karena pernah gagal mengikuti tes kepolisian 2014 lalu. Dia mengaku trauma dengan kegagalan yang dialaminya setahun lalu. Dengan memakai seragam itu dia merasa senang. Akhirnya, dia mengambil keputusan menjadi polwan gadungan.

“Kalau untuk korban, belum ada. Dan, untuk pasalnya belum kami terapkan karena kami masih harus dalami,” tutup Indah.(JPG/tr-04/jfr/fri)


TERNATE - Seorang waria bernama Fandi Farmadi (22) ditangkap aparat kepolisian Polres Ternate, Selasa (19/4). Ia ditangkap sekitar pukul 10.20 WIT


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News