Ini Cara Baru Pertamina Tekan Harga BBM di Papua

Ini Cara Baru Pertamina Tekan Harga BBM di Papua
Sudirman Said. Foto: JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Sejak Indonesia merdeka, Kabupaten Krayan, Kalimantan Utara baru mendapatkan bahan bakar. Pekan lalu, PT Pertamina mendistribusikan bahan bakar minyak ke wilayah itu.

Selama ini, pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) ke kawasan pelosok masih menjadi tugas berat PT Pertamina. Perseroan pelat merah itu diadang sulitnya medan.

Nah, kesuksesan itu didapatkan Pertamina setelah mendistribusikan BBM melalui udara. Perseroan mengubah peruntukan pesawat yang biasa digunakan untuk pemadam kebakaran menjadi pembawa BBM.

Cara serupa akan diadopsi untuk mendistribusikan BBM ke Papua. ’’Yang terpenting, bisa melayani warga,’’ ujar Menteri ESDM Sudirman Said seperti dilansir Jawa Pos, Senin (20/6).

Menurut dia, memberikan kemudahan bagi masyarakat sudah menjadi kewajiban negara. Karena itu, pola yang sama akan digunakan untuk daerah terisolasi yang BBM-nya masih mahal.

Sebab, meski BBM diterbangkan ke daerah tertentu, harganya nanti sama. Misalnya, solar Rp 5.150 dan premium Rp 6.450 per liter. ’’Di Papua, ada tantangan tersendiri. Medan yang berat membuat transportasi BBM jadi sangat mahal,’’ katanya.

Segala moda seperti air, darat, dan udara digunakan Pertamina. Itu membuat ongkos angkutan BBM menjadi sangat mahal. Di Kabupaten Pegunungan Bintang dan Puncak Jaya, misalnya, ongkosnya mencapai Rp 29 ribu per liter.

Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengungkapkan, setiap tahun perseroan mengeluarkan Rp 400 miliar untuk distribusi BBM ke Papua.

JAKARTA - Sejak Indonesia merdeka, Kabupaten Krayan, Kalimantan Utara baru mendapatkan bahan bakar. Pekan lalu, PT Pertamina mendistribusikan bahan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News