Lamaran Ditolak, DOR! Oknum Polisi Tembak Kekasihnya

Lamaran Ditolak, DOR! Oknum Polisi Tembak Kekasihnya
Ilustrasi pixabay

jpnn.com - BATAM - Seorang oknum polisi di Polda Kepri nekat menembak kekasihnya, lantaran menolak lamarannya. Akibat perbuatannya itu, Yondrialis, menjadi terdakwa dan harus menghadapi persidangan di Pengadilan Negeri Batam, Rabu (29/6)

Marsaulina Situngkir, pacar terdakwa yang menjadi korban sekaligus saksi penembakan itu turut dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rumondang. 

"Saya pacaran dengannya (terdakwa) sekitar 1,5 tahun. Tapi setelah selama itu, saya baru tahu kalau terdakwa sudah mempunyai istri dan anak, makanya saya berusaha menjauhinya karena dia ngotot ingin menikahi saya," ujar saksi seperti dikutip dari batampos (Jawa Pos Group).

Selama beberapa bulan berselang ,ia bisa menghindari terdakwa dengan tidak melayani telepon maupun sms dari terdakwa. Bahkan saksi juga bisa tidak bertemu dengan terdakwa. Hal itulah yang membuat terdakwa marah dan nekat.

"Waktu itu (1/4) lalu, malam-malam terdakwa langsung ke kos saya dan menggedor pintu kamar saya dengan keras. Saya diancamnya hingga membuat saya takut, dan akhirnya saya bukakan pintu," cerita saksi.

Usai memasuki kamar kos, sambungnya, terdakwa mendorong saya hingga terjatuh. "Terdakwa bergegas mengisi pistolnya dengan peluru dan menodongkan ke tangan saya yang sedang menutupi wajah karena takut," terangnya.

Dengan kata-kata penuh amarah, terdakwa tanpa ragu menekan pelatuk pistol hingga timah panas tertanam dalam tangan kanan saksi korban. "Tapi terdakwa seperti tersadar. Dia menangis meminta maaf kepada saya dan langsung membawa saya ke Rumah Sakit Harapan Bunda," ungkap saksi.

Dalam kesaksiannya, Marsaulina ini malah mengajukan permohonan kepada majelis hakim yang dipimpin hakim Zulkifli untuk membebaskan terdakwa. 

BATAM - Seorang oknum polisi di Polda Kepri nekat menembak kekasihnya, lantaran menolak lamarannya. Akibat perbuatannya itu, Yondrialis, menjadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News