Wabendum PD Terjaring OTT, Ini Sindiran Loyalis Anas untuk SBY

Wabendum PD Terjaring OTT, Ini Sindiran Loyalis Anas untuk SBY
Wakil Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) I Putu Sudiartana saat digiring ke mobil tahanan KPK, Kamis (29/6) dini hari. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com - JAKARTA - Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cilacap, Tridianto melontarkan sindiran pedas ke Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pasca-penangkapan atas I Putu Sudiartana dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Loyalis Anas Urbaningrum itu menyatakan, pernyataan SBY bahwa PD antikorupsi ternyata hanya slogan belaka.

"Ternyata yang digembar-gemborkan Pak SBY hanya slogan saja. Buktinya pengurusnya yang juga anggota DPR ditangkap KPK lagi," kata Tri melalui pesan singkat, Kamis (30/6) malam.

Putu merupakan anggota Komisi III DPR yang terjaring OTT KPK pada Selasa (28/6) malam karena diduga menerima suap pengurusan anggaran untuk proyek jalan di Sumatera Barat. Di PD, politikus asal Bali itu duduk sebagai wakil bendahara umum.

Tri yang kini aktif di Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI)  itu pun berharap proses penyidikan KPK tidak berhenti pada penangkapan Putu. Sebab, kata Tri, bukan tidak mungkin ada keterlibatan pihak lain dalam kasus Putu.

“Harus sampai tuntas dan jangan berhenti pada Putu saja. Bukan tidak mungkin terkait dengan pihak-pihak lain," ujarnya.

KPK, katanya, juga harus berani membongkar tuntas kasus-kasus besar yang masih belum selesai. Misalnya, korupsi pemberian dana talangan untuk Bank Century, proyek pusat olahraga Hambalang dan kongkalikong di Kementerian ESDM di era Jero Wacik.

"Jangan sampai mengambang dan tidak tuntas kasus-kasus itu," pungkas Tri.(fat/jpnn)

 



Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News