Jenderal Tito: Mereka Melemah, Tekan Terus!

Jenderal Tito: Mereka Melemah, Tekan Terus!
Jenderal Tito Karniavan. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karniavan memerintahkan Satgas Tinombala terus mengejar sisa-sisa kelompok teroris Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah.

Meskipun pimpinannya yakni Santoso alias Abu Wardah telah tewas dalam penyergapan di hutan Tambarana, Poso Pesisir Utara, pada Senin 18 Juli 2016 lalu, operasi perburuan tetap diteruskan.

Jenderal bintang empat ini menerangkan, masih ada beberapa buronan teroris yang masih diburu oleh petugas di antaranya Ali Kalora dan Basri serta 19 orang anggota kelompok MIT yang masih bersembunyi di pegunungan Napu.

"Kelompok ini melemah, tapi masih ada beberapa orang yang kita tahu mereka memiliki kemampuan dan militansinya tinggi. Misalnya Basri dan Ali Kalora, oleh karena itu jangan sampai buru-buru cabut operasi ini," kata Tito usai upacara HUT Adhyaksa di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (22/7).

Pria asal Palembang yang belum sebulan menjabat Kapolri ini menilai sejauh operasi Tinombala sudah berjalan sesuai rencana. Berbagai macam upaya seperti penyekatan wilayah di pegunungan Napu sudah dilakukan, sampai pada akhirnya bisa melumpuhkan Santoso dan Muchtar.

Kata dia, saat ini adalah momentum yang baik untuk mencari anak buah Santoso lainnya termasuk Ali Kalora dan Basri.

"Ketika mereka sudah melemah maka kita harus pressure supaya tekanan semakin tinggi. Agar cepat selesai sampai ketangkap tokoh utama karena ancaman di tokoh utama. Ali Kalora dan Basri misalnya, kita harus lakukan tekanan saat sekarang ini. Jangan kendor, sekarang sudah terdesak, jika lepas, kita akan repot ke depan," tandas Tito. (elf/JPG/sam/jpnn)


JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karniavan memerintahkan Satgas Tinombala terus mengejar sisa-sisa kelompok teroris Mujahiddin Indonesia Timur (MIT)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News