Lihat, Umi Delima di Kursi Roda, Dijaga Aparat Bersenjata

Lihat, Umi Delima di Kursi Roda, Dijaga Aparat Bersenjata
Usai ditangkap aparat Satgas Operasi Tinombala, istri kedua Santoso, Jumiatun alias Atun, alias Umi Delima mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Palu, tadi malam. Terlihat aparat bersenjata terus siaga. Foto: AGUNG SUMANDJAYA /Radar Sulteng/JPNN.com

jpnn.com - PALU - Satgas Operasi Tinombala membawa istri Santoso, Jumiatun Muslim alias Atun alias Bunga alias Umi Delima, ke RS Bhayangkara Palu, untuk menjalani perawatan. 

Rombongan petugas yang membawa Delima yang dibekuk sabtu (23/7), tiba sekitar pukul 18.30 di RS Bhayangkara. Menggunakan mobil Innova hitam, Delima dikawal oleh sejumlah Polwan berpakaian preman. 

Pemeriksaan awal dilakukan tim medis di ruang Istalasi Gawat Darurat, namun tim dokter RS Bhayangkara memutuskan Delima harus menjalani rawat inap. 

Delima selanjutnya dibawa ke ruang perawatan dengan menggunakan kursi roda. Ruang perawatan sendiri memiliki jendela dengan terali besi dan dijaga ketat aparat Brimob. 

Sekililing RS Bhayangkara pun tidak luput dari penjagaan aparat bersenjata lengkap.

Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Haris Suprapto memastikan Umi Delima ditangkap, bukan menyerahkan diri kepada aparat. 

“Dia kan melarikan diri, jadi pasti dia dikejar dan ditangkap lagi,” kata Hari. Delima sendiri, sebelumnya sempat lolos dari penyergapan aparat bersama Basri dan Oma. (agg/sam/jpnn)


PALU - Satgas Operasi Tinombala membawa istri Santoso, Jumiatun Muslim alias Atun alias Bunga alias Umi Delima, ke RS Bhayangkara Palu, untuk menjalani


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News